Zulkarnaen, Octo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Pola Asuh Orang Tua Dalam Tumbuh Kembang Anak Terhadap Keterlambatan Bicara Pada Anak Usia Balita Di Autism Center For Treatment In Surabaya Otuluwa, Melisa; Zulkarnaen, Octo
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 4 No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh orang tua menjadi faktor berpengaruh terhadap keterlambatan bicara pada anak, terutama kurangnya perhatian dan bimbingan. Keterlambatan dianggap terjadi jika pada usia 2 tahun, seorang balita belum dapat berbicara dengan lancar, mengikuti instruksi, memiliki kosakata dibawah 25 kata, serta mengalami kesulitan menyelami makna dari pertanyaan. Keterlambatan bicara apabila tidak ditangani akan berdampak pada gangguan interaksi sosial dan kesulitan mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua dalam tumbuh kembang anak terhadap masalah keterlambatan bicara pada anak usia balita dan mengidentifikasi keterlambatan perkembangan pada aspek bicara pada anak usia balita di Autism Center For Treatment In Surabaya. Metode : Metode penelitian ini menggunakan metode survey analitik, dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik total sampling dan di dapatkan 30 responden. Alat pengambilan data menggunakan Kuesioner pola asuh orang tua dan KPSP. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan Chi-square. Hasil penelitian orang tua balita sebagian besar mempunyai pola asuh demokratis 26 responden (86,7%) dan perkembangan bicara terlambat (70,0%). Nilai signifikan Chi Square dengan diperoleh p value sebesar 0,353 > α (0,05) artinya secara statistik tidak terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan keterlambatan bicara pada anak usia balita. Kesimpulannya adalah sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh demokratis, mencerminkan kesadaran akan partisipasi anak dalam pengambilan keputusan dan pembentukan karakter. Pola asuh memiliki andil yang sangat besar dalam menyebabkan keterlambatan bicara pada anak usia balita, karena; faktor kesibukan orang tua, rendahnya tingkat pendidikan pengasuhan eksternal, dan kurangnya stimulasi, dukungan positif dan interaksi.Kata kunci : Pola asuh, Keterlambatan bicara, Usia prasekolah
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK UAP REBUSAN (OUKUP) DAUN ULIN (EUXYDEROXILON ZWAGERI) TERHADAP PENCEGAHAN GEJALA LEUKOSITOSIS (PATOLOGIS) PADA IBU PASCA MELAHIRKAN DI PUSKESMAS KELURAHAN SIWALIMA KEPULAUAN ARU MALUKU Laratmase, Hesti Sugistino; Pamungas, Putri; Zulkarnaen, Octo
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 4 No 1 (2024): januari 2024
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v4i1.719

Abstract

Leukosit adalah peningkatan jumlah sel darah putih dalam sirkulasi. Leukositosis adalah suatu respon normal terhadap infeksi atau peradangan. Keadaan ini dijumpai setelah gangguan emosi, setelah anestesia atau berolahraga, dan selama kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Menganalisis pengaruh pemberian ekstrak uap rebusan (Oukup) daun ulin (Euxyderoxilon zwageri) terhadap pencegahan leukositosis (Patologis) pada ibu pasca melahirkan di Puskesmas Kelurahan Siwalima Kepulauan Aru Maluku. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental, populasi dari penelitian ini merupakan ibu pasca melahirkan di puskesmas kelurahan siwalima kepulauan aru maluku yang berjumlah 32 orang. Sampel pada penelitian ini 16 responden yang diambil dengan Teknik sampling yaitu desain kelompok eksperimen tidak dipilih secara random. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan analisis menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikan 0,05. Hasil: berdasarkan hasil penelitian didapatkan kebanyakan respon memiliki usia >19 tahun, dan semua responden merupakan perempuan. Dalam data khusus yang diambil, didapatkan bahwa setelah diberikan terapi oukup uap rebusan daun ulin pada kelompok perlakuan,Sebagian besar mengalami penurunan leukositosis. Berdasarkan analisis uji Wilcoxon diketahui ada pengaruh antara pemberian uap rebusan dan pencegahan leukositosis p=0,08. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian uap rebusan daun ulin terhadap pencegahan leukositosis yang patologis terhadap ibu pasca melahirkan.Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan ada pengaruh pemberian ekstrak uap rebusan daun ulin terhadap pencegahan gejala leukositosis yang patologis.