Disik , Betriani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS RANGE OF MOTION PASIF TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE DI RUANG PERAWATAN RSUD LAKIPADADA Lukas Siamben, Adolfina; Disik , Betriani; Rante M, Margaretha
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 9 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah salah satu penyakit Neurologi yang dapat menyebabkan kelemahan pada sebagian atau seluruh anggota Ekstremitas, Kelemahan otot pada penderita stroke akan mempengaruhi kontraksi otot. Kontraksi otot dikarenakan berkurangnya suplay darah ke otak, sehingga menghambat syaraf-syaraf utama otak dan medulla spinalis. Terhambatnya oksigen dan nutrisi ke otak menimbulkan masalah kesehatan yang serius karena bisa menimbulkan hemiparese bahkan kematian. Kekuatan otot mengacu pada kemampuan otot menahan beban, baik eksternal maupun internal. Kekuatan otot biasanya dibutuhkan untuk melakukan aktivitas. Latihan Range Of Motion (ROM) pasif bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot pasien stroke. Untuk mengetahui efektivitas Range Of Motion (ROM) pasif terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke di ruang perawatanRSUD Lakipadada. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Quasi Eksperimen dengan pendekatan one group pre test-post test. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah 32 responden dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa kekuatan otot sebelum dan sesudah diberikannya intervensi Range Of Motion (ROM) dibuktikan dengan uji Wilcoxon didapatkan hasil p value = 0,00 (p< 0,05). Hal ini membuktikan bahwa efektivitas ROM pasif meningkatkan kekuatan otot pada Pasien Stroke Di Ruang perawatanRSUD Lakipadada. Peneliti selanjutnya sebaiknya mempertimbangkan waktu pelaksanaan penelitian yang relatif lebih panjang sehingga memungkinkan untuk memperbanyak sampel.