Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemudahan, keamanan, dan kepercayaan terhadap preferensi penggunaan uang elektronik dalam transaksi ekonomi pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat kecamatan Bojonegoro. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini penulis menggunakan metode Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, dengan sempel berjumlah 100 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuisioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dan pemerolehan data hasil dari kuisioner melalui SPSS. Uji asumsi klasik yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, multikolinearitas, dan heterokedastisitas. Uji kualitas data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji validitas data dan uji reliabilitas data. Untuk uji hipotesis dalam penelitian ini peneliti menggunakan uji F, uji T, dan uji R2. Berdasarkan dari tabel koefisien uji statistik t; (1) nilai thitung untuk variabel kemudahan (X1) adalah sebesar 3,632 > ttabel sebesar 1,98498 maka dikatakan berpengaruh. Sedangkan nilai signifikan sebesar 0,000 < dari 0,05; (2) nilai thitung untuk variabel keamanan (X2) adalah sebesar 1,934 < ttabel sebesar 1,98498 maka dapat dikataan tidak berpengaruh. Sedangkan nilai signifikan sebesar 0,056 > 0,05; (3) nilai thitung untuk variabel kepercayaan (X3) adalah sebesar 1,257 < ttabel sebesar 1,98498 maka dapat dikatakan tidak berpengaruh. Sedangkan nilai signifikan sebesar 0,212 > dari 0,05. Berdasarkan hasil uji F, nilai Fhitung yang diperoleh 15,236 sedangkan nilai Ftabel sebesar 2,70 maka dapat diketahui nilai Fhitung 15,236 > Ftabel 2,70 yang artinya berpengaruh secara bersama. Sedangkan tingkat signifikan 0,000 < 0,05.