Purwanto, Eko
Universitas Muhammadiyah Tangerang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerimaan Budaya Asing Melalui Media Film dan Musik Ayu, Maneza Kusuma; Purwanto, Eko
SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi Vol 19, No 1 (2025): SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/s:jk.v19i1.8311

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana film dan musik asing memengaruhi penerimaan budaya asing oleh masyarakat Indonesia di tengah arus globalisasi. Di era digital seperti sekarang, media populer seperti film Hollywood, K-pop, dan musik Barat telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia, memengaruhi cara berpikir, berinteraksi, dan membentuk identitas budaya. Melalui pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka, penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana masyarakat Indonesia menyerap, menafsirkan, dan menyesuaikan budaya asing dengan nilai-nilai lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengaruh budaya asing cukup besar, masyarakat Indonesia lebih selektif dalam menerima unsur budaya yang dianggap sesuai dengan norma sosial dan tradisi setempat. Proses ini menghasilkan fenomena hibriditas budaya, yang menggabungkan elemen-elemen budaya asing dan lokal, menciptakan identitas budaya yang bersifat dinamis. Meskipun media global memengaruhi generasi muda, nilai-nilai lokal seperti kekeluargaan, solidaritas, dan etika tetap terjaga. Penelitian ini menunjukkan bahwa globalisasi budaya melalui media tidak hanya memperkenalkan nilai-nilai asing, tetapi juga memperkaya identitas budaya lokal dengan membuka ruang untuk inovasi dan kreasi.
Media dan Budaya Visual: Kajian Estetika dalam Iklan Digital Khasanah, Nila Sarifatul; Purwanto, Eko
SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi Vol 19, No 2 (2025): SEMIOTIKA: Jurnal Komunikasi
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/s:jk.v19i2.8356

Abstract

Estetika visual dalam iklan digital memainkan peran sentral dalam membentuk persepsi dan pengalaman visual masyarakat kontemporer. Dalam konteks budaya visual digital yang ditandai oleh banjir citra, estetika tidak lagi sekadar persoalan keindahan, melainkan menjadi medan ideologis dan kultural tempat nilai, identitas, dan kekuasaan dinegosiasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konstruksi visual dalam iklan digital tidak hanya merepresentasikan produk atau jasa, tetapi juga mengonstruksi makna budaya dan mempengaruhi cara audiens melihat serta merasakan dunia. Dengan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan teori media, semiotika, dan estetika, serta berlandaskan pemikiran tokoh-tokoh seperti Nicholas Mirzoeff, Jacques Rancière, Guy Debord, dan Henry Jenkins, studi ini membongkar cara kerja visualitas dalam ranah digital.Penelitian ini menggunakan studi literatur untuk menelaah hubungan antara estetika iklan dan dinamika budaya visual, termasuk bagaimana simbol, warna, tipografi, narasi visual, dan komposisi gambar digunakan untuk memproduksi afek dan membentuk identitas. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji pergeseran peran audiens dari konsumen pasif menjadi subjek aktif yang turut serta dalam produksi dan distribusi makna visual melalui praktik digital seperti berbagi, menyukai, dan memodifikasi konten iklan. Dalam lanskap budaya visual yang semakin terfragmentasi dan terdigitalisasi, estetika iklan digital muncul sebagai instrumen strategis dalam membentuk imajinasi kolektif, menciptakan aspirasi, dan menegosiasikan nilai-nilai sosial yang berkembang.Hasil dari analisis ini menunjukkan bahwa estetika dalam iklan digital bukanlah aspek yang netral atau dekoratif, melainkan bagian integral dari logika visual kapitalisme digital yang bekerja secara afektif, ideologis, dan kultural. Dengan demikian, memahami estetika visual dalam iklan digital tidak hanya penting untuk kajian komunikasi visual, tetapi juga untuk membaca dinamika kekuasaan dan makna dalam budaya kontemporer.Kata Kunci: estetika visual, iklan digital, budaya visual, semiotika, ideologi, media digital, afek, representasi