Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KORELASI POLA MAKAN DAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 3-5 TAHUN DI INDONESIA Nuraini, Novia; Batlajeri, Jomima; Suryati, Eros Siti; Hamidah, Hamidah
Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 5 No 01 (2025): Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Ikatan Fisioterapi Indonesia cabang kota bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jfki.2025.395

Abstract

Stunting is a disorder of growth and development of children due to chronic malnutrition and recurrent infections, which is characterized by or height is below standard. The period of 0-5 years is a very important period in life which is called the golden period in this period there is very rapid growth and development which will affect a child's future. Objectives Identify characteristics related to stunting incidents, identify eating patterns in toddlers aged 3-5 years, identify the correlation between eating patterns and stunting incidents. Methods: This study is a quantitative research type with a cross-sectional correlation approach. The population in this study were 97 toddlers. The sample in this study was 97 toddlers. Total sampling was taken with a research instrument using a questionnaire sheet. Results: Shows a high incidence of stunting as many as 44 toddlers representing (45.4%). Toddlers have poor eating patterns (69.1%). The results of the square test analysis P = 0.001. Conclusion: There is a relationship between toddler eating patterns and stunting incidents in the Bogor Health Center area. Suggestion: For health workers at the Health Center, provide more education and counseling regarding healthy and balanced eating patterns.
Pengaruh Edukasi tentang Kesehatan Reproduksi dengan Media Video Animasi terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja di SMPN 210 Jakarta Timur Darlia, Safna Devi; Masitoh, Siti; Batlajeri, Jomima
Health Promotion and Community Engagement Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Health Promotion and Community Engagement Journal
Publisher : Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70041/hpcej.v4i1.190

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang sedang mengalami perubahan fisik, mental, dan sosial, termasuk dalam hal reproduksi. Namun, masih banyak remaja yang belum memiliki pengetahuan memadai tentang kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan reproduksi menggunakan media video animasi dan poster terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di SMPN 210 dan SMPN 208 Jakarta Timur. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimental, menggunakan rancangan Non-Equivalent Control Group Design. Sampel sebanyak 42 siswa kelas 7 diambil dengan teknik total sampling, terdiri dari kelompok intervensi (SMPN 210) dan kelompok kontrol (SMPN 208). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil menunjukkan, terdapat peningkatan pengetahuan remaja setelah diberikan edukasi menggunakan media video animasi dengan hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai pvalue <0,001. Sedangkan pada kelompok kontrol (media poster) juga terjadi peningkatan dengan nilai pvalue <0,001. Namun, hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok (pvalue <0,001), media video animasi lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan. Video animasi terbukti lebih efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada remaja.