Penelitian ini menganalisis pengaruh produk keuangan berkelanjutan dan literasi keuangan terhadap peningkatan inklusi keuangan berkelanjutan pada perbankan syariah di Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal, penelitian dilakukan pada nasabah empat bank syariah terbesar di Indonesia dengan total 100 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk keuangan berkelanjutan berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi keuangan dengan koefisien jalur sebesar 0,601. Produk keuangan berkelanjutan juga secara langsung memengaruhi peningkatan inklusi keuangan berkelanjutan dengan koefisien sebesar 0,468. Literasi keuangan terbukti secara signifikan memengaruhi peningkatan inklusi keuangan berkelanjutan dengan koefisien sebesar 0,403, sekaligus berperan sebagai mediator dalam hubungan antara produk keuangan berkelanjutan dan inklusi keuangan berkelanjutan (koefisien 0,242). Model penelitian memiliki relevansi prediktif yang baik dengan nilai R² untuk inklusi keuangan berkelanjutan sebesar 0,609. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan produk keuangan berkelanjutan dan peningkatan literasi keuangan sebagai strategi untuk memperluas inklusi keuangan berkelanjutan pada perbankan syariah, sejalan dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan peta jalan keuangan berkelanjutan di Indonesia.