Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program Bantuan Makanan Bergizi “Panjunan Sehat’’ untuk Meningkatkan Kesehatan Anak di Kecamatan Waru, Sidoarjo Mala, Asnal; Risfi, Putri Yasmin Fazia; Najwa, Nailu
Belalek Vol. 3 No. 1 (2025): BELALEK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Journal of Community Services)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/belalek.v3i1.3813

Abstract

Masalah kesehatan anak di Desa Panjunan dipengaruhi oleh perubahan pola konsumsi akibat budaya kota, yang menyebabkan meningkatnya konsumsi makanan cepat saji dan rendahnya asupan gizi seimbang. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan sehat juga masih rendah. Menanggapi hal tersebut, Program “Panjunan Sehat” hadir sebagai inisiatif penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak, guna meningkatkan status gizi dan mendukung pertumbuhan optimal. Program ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, dengan tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan pengolahan dan pembagian makanan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan konsumsi makanan bergizi di kalangan anak-anak dan respon positif dari masyarakat. Program ini terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku konsumsi serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi dalam mendukung kesehatan anak-anak secara berkelanjutan.
Rasionalisasi Relasi Keluarga sebagai Faktor Perceraian menurut Pasal 116 KHI dan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Najwa, Nailu
JISH: Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum Vol. 6 No. 1 (2026): JISH (Jurnal Ilmu Syariah dan Hukum)
Publisher : Universitas Islam DDI AG.H. Abdurrahman Ambo Dalle

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jish.v6i1.504

Abstract

The rationalization of family relations is a social phenomenon that has developed within modern household life and is often used as a basis for filing for divorce. Changes in the mindset of married couples, which emphasize rational considerations such as personal interests, role efficiency, and the perceived benefits of the relationship, have influenced the sustainability of the household. This study aims to examine the rationalization of family relations as a factor in divorce, as viewed from Article 116 of the Compilation of Islamic Law (KHI) and Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 on Marriage. The research was conducted using a normative juridical method, which focuses on the study of statutory regulations. The findings indicate that although the rationalization of family relations is not explicitly stated as a ground for divorce in either the KHI or the Marriage Law, its substance is reflected in legal reasons such as continuous disputes and ongoing conflicts, as well as the failure of husband and wife to fulfill their marital obligations. This study emphasizes that changes in family relational patterns require a functional understanding so that the application of divorce law remains aligned with the objectives of marriage. Therefore, grounds for divorce should not be understood merely in a formal sense as stipulated in the applicable regulations, but also by taking into account the psychological, social, and relational dynamics underlying the breakdown of the family.