Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Neurosains Dalam Pendidikan: Studi Literatur Tentang Proses Belajar Berbasis Otak Fadlah, Siti Nurfadlah; Muttaqin , Ahmad; Maesaroh, Iis
PAIDAGOGIA: Jurnal Pengajaran dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): November 2024: PAIDAGOGIA: Jurnal Pengajaran dan Pendidikan
Publisher : Sumule Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the integration of neuroscience in education through a literature review on brain-based learning processes. Neuroscience provides deep insights into how the brain processes, stores, and retrieves information, which can be used to design more effective learning strategies that align with how the brain functions. In this study, various literature related to neuroscience and education were analyzed to identify key principles underlying the learning process, such as attention, memory, and motivation. The findings indicate that understanding the structure and function of the brain, including the role of the prefrontal cortex, amygdala, and hippocampus, is crucial for developing more adaptive and effective teaching methods. Integrating neuroscience into education can help create a more conducive learning environment, optimize student engagement, and improve learning outcomes. Therefore, collaboration between educators and neuroscientists is key to implementing a brain-based educational approach.   Keywords: Neuroscience, education, brain-based learning processes, literature review
Penafsiran Ayat-Ayat Ruqyah Jam'iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Kajian: Tafsir Al-Munir Karya Wahbah Az-Zuhaili Lestari, Cici Dewi; Muhamad Hakiki, Kiki; Muttaqin , Ahmad
Al-Bayan: Jurnal Ilmu al-Qur'an dan Hadist Vol 9 No 1 (2026): Januari
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruqyah syar’iyyah di Indonesia berkembang pesat pasca Orde Baru seiring meluasnya kebebasan ekspresi keagamaan. Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) hadir sebagai lembaga yang menghidupkan praktik ruqyah sesuai syariat dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai media penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pemahaman JRA dengan penafsiran Wahbah az-Zuhaili dalam Tafsir al-Munir terhadap ayat-ayat ruqyah, sekaligus menemukan titik temu dan perbedaan orientasi keduanya. Metode yang digunakan adalah studi komparatif dengan pendekatan kualitatif bersifat deskriptif analitik. Kajian dilakukan melalui penelitian kepustakaan (library research) dengan menjadikan Tafsir al-Munir karya Wahbah az-Zuhaili sebagai sumber tafsir serta buku panduan resmi JRA sebagai rujukan praktik ruqyah. Selain itu, penelitian ini juga dilengkapi dengan penelitian lapangan (field research) di JRA cabang Bandar Lampung. Analisis data dilakukan menggunakan teori resepsi Al-Qur’an dan pendekatan eksegesis, dengan pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesesuaian sekaligus perbedaan dalam pemahaman ayat-ayat ruqyah. Pada sebagian besar ayat seperti Al-Falaq, Al-Qalam, Thaha, Al-Isra, dan An-Nahl, JRA dan Tafsir al-Munir menunjukkan keselarasan. Namun, pada ayat-ayat seperti Al-Anbiya dan Ali Imran, terdapat perbedaan signifikan karena JRA menggunakannya secara fungsional dalam praktik ruqyah, sedangkan Tafsir al-Munir menekankan konteks historis-teologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman JRA dan penafsiran Wahbah az-Zuhaili meski terdapat perbedaan namun tidak saling bertentangan, melainkan saling melengkapi. JRA merepresentasikan praktik penghidupan Qur’an dalam masyarakat, sedangkan Tafsir al-Munir menjadi landasan teologis dalam penafsiran dan pemahaman Al-Qur’an.