p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Artesis
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS STABILITAS LERENG DENGAN GEOGRID DAN BRONJONG Dedy Pratama1, Dimas; Trisno Lestari, Rini; Purnama Putra, Paksitya
Jurnal ARTESIS Vol. 3 No. 2 (2023): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v3i2.5930

Abstract

Lokasi penelitian ini berada Purwakarta dimana lokasi konstruksi peternakan ini berada tepat di tepi lereng tebing. Kondisi stabilitas lereng pada lokasi penelitian ini tidak stabil, hal ini dikarenakan pada saat masa konstruksi tanah dan bangunan tersebut amblas dan terjadi kelongsoran. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan perkuatan lereng untuk meningkatkan daya dukungnya. Analisis yang pertama dilakukan yaitu dengan mengecek apakah lereng tersebut aman atau tidak dengan menggunakan software berbasis Limit Equilibrium Method (LEM) dimana dihasilkan nilai Safety Factor (SF) sebesar 1,06 yaitu kurang dari 1,5 dari SF rencana. Berdasarkan analisis tersebut diperlukan alternatif metode perkuatan lereng, metode perkuatan lereng yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan alternatif pertama dengan menggunakan material geogrid, alternatif kedua dengan material bronjong dan alternatif ketiga yaitu kombinasi keduanya. Alternatif pertama yaitu perencanaan geogrid dilakukan dengan menghitung kebutuhan yang akan dipasang dimana dihasilkan Tipe geogrid Biaxial Geogrid 200/50 F dengan nilai Ultimate Tensile Strength (MD/CM) sebesar 200/50 kN/m dengan jarak pemasangan 0,5 meter dengan nilai MR komulatif sebesar 2,512.820513 kN/m sebanyak empat lapisan dengan total panjang geogrid yang dibutuhkan sebesar 10,8791 m. Alternatif kedua yaitu dengan material bronjong yang dianalisis dengan software dihasilkan nilai safety factor sebesar 0,20 sehingga kurang aman. Alternatif yang ketiga yaitu dengan menggunakan kombinasi kedua nya dimodelkan dengan software dihasilkan deformasi sebesar 0,07127 meter. Pemilihan analisis perhitungan dari ketiga alternatif tersebut dihasilkan alternatif yang ketiga yaitu dengan kombinasi kedua material geogrid dan bronjong.
ANALISIS PENURUNAN DAN STABILITAS TIMBUNAN JALAN JALUR GANDA KERETA API DI MOJOKERTO : Studi Kasus: Jalur Kereta Km 36+900 - Km 37+100 Riyasyul Huda, Ahmad; Purnama Putra, Paksitya; Wicaksono, Luthfi Amri; Trisno Lestari, Rini
Jurnal ARTESIS Vol. 4 No. 1 (2024): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/artesis.v4i1.6779

Abstract

Pembangunan Jalur Ganda Sepanjang - Mojokerto menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan penggunaan kereta api sebagai moda transportasi penumpang maupun barang. Lokasi pembangunan double track kereta api KM36+900 - KM 37+100 berada di Kabupaten Sidoarjo merupakan daerah yang terbentuk akibat proses sedimentasi yang termasuk didalam formasi alluvium (Qa). Tanah aluvial merupakan salah satu jenis lapisan tanah dari proses endapan, dibentuk dari lumpur dan pasir halus yang mengalami erosi tanah karena aliran sungai. Tanah aluvial atau tanah berpasir lainnya memiliki daya dukung rendah yang memungkinkan terjadinya penurunan tanah dan mempengaruhi kestabilan timbunan. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode analisa terhadap besar penurunan konsolidasi, waktu konsolidasi, dan stabilitas timbunan, untuk mendapatkan kestabilan tanah yang sesuai dengan angka safety factor (SF) diperlukan perbaikan terhadap tanah dasar dan timbunan. Preloading merupakan salah satu metode untuk meningkatkan daya dukung terdapap tanah dasar dan geotextile sebagai perkutan timbunan untuk mencapai angka keamanan SF > 1,5. Sedangkan untuk mengatasi lama waktu penurunan karena konsolidasi dapat menggunakan Prefabicated Vertical Drains (PVD).