Delfiana, Yemima
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH GPM DAN NPM TERHADAP ROA PADA PERUSAHAAN KOSMETIK DI INDONESIA PERIODE 2019-2023 Delfiana, Yemima; Manurung, Elizabeth Tiur
REMITTANCE: JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN Vol 6, No 1 (2025): REMITTANCE JUNI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/remittance.vol6no1.705

Abstract

This study aims to analyze the effect of Gross Profit Margin (GPM) and Net Profit Margin (NPM) on Return on Assets (ROA) in cosmetic companies in Indonesia during the period 2019-2023. The method used in this study is quantitative, using panel data regression, which allows for the simultaneous analysis of cross-section and time-series data. The data used are financial reports from cosmetic companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The results of the study indicate that GPM partially has a significant effect on ROA, while NPM does not have a significant effect on ROA. Another finding is that GPM and NPM simultaneously significantly affect ROA, indicating that the higher the company’s efficiency in managing production and operating costs, the more optimal the use of assets to generate profits. These findings provide important insights into the role of cost management in improving the financial performance of cosmetic companies in Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Gross Profit Margin (GPM) dan Net Profit Margin (NPM) terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan sub sektor kosmetik di Indonesia selama periode 2019-2023. Metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan regresi data panel, yang memungkinkan untuk menganalisis data cross-section dan time-series secara bersamaan. Data yang digunakan merupakan laporan keuangan dari perusahaan kosmetik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GPM secara parsial berpengaruh signifikan terhadap ROA sedangkan NPM tidak memliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap ROA. Temuan lainnya  bahwa GPM dan NPM secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi efisiensi perusahaan dalam mengelola biaya produksi dan biaya operasional, semakin optimal penggunaan aset untuk menghasilkan keuntungan. Temuan ini memberikan wawasan penting mengenai peran pengelolaan biaya dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan kosmetik di Indonesia.
ANALISIS ROA DAN ROE PT INDOSAT OOREDOO HUTCHISON SEBELUM DAN SESUDAH PROSES MERGER Widodo, Audrey Pearlinathea; Delfiana, Yemima; Manurung, Elizabeth Tiur
REMITTANCE: JURNAL AKUNTANSI KEUANGAN DAN PERBANKAN Vol 5, No 2 (2024): REMITTANCE DESEMBER 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/remittance.vol5no2.536

Abstract

This study aims to analyze the financial performance of PT Indosat Ooredoo Hutchison before and after the merger, focusing on two main indicators, Return on Asset (ROA) and Return on Equity (ROE). This analysis is important to understand the impact of the merger on the efficient use of the company's assets and equity in generating profits. The financial data used includes annual financial statements before and after the merger. The analysis method used is comparative analysis by measuring and comparing the value of ROA and ROE within a predetermined period. The results showed a significant change in the value of ROA and ROE after the merger, which reflects the effect of the merger on the company's financial performance. The findings provide insights for company management and other stakeholders in evaluating the success of the merger strategy and its effect on the company's long-term growth and profitability.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Indosat Ooredoo Hutchison sebelum dan setelah proses merger. Fokus pada dua indikator utama, yaitu Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE). Analisis ini penting untuk memahami dampak merger terhadap efisiensi penggunaan aset dan ekuitas perusahaan dalam menghasilkan laba. Data keuangan yang digunakan meliputi laporan keuangan tahunan sebelum dan sesudah merger. Metode analisis yang digunakan adalah analisis komparatif dengan mengukur dan membandingkan nilai ROA dan ROE dalam periode yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan pada nilai ROA dan ROE setelah merger, yang mencerminkan pengaruh merger terhadap kinerja keuangan perusahaan. Temuan ini memberikan wawasan bagi manajemen perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengevaluasi keberhasilan strategi merger serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan profitabilitas jangka panjang perusahaan.