Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN ISLAM UNTUK PERDAMAIAN DAN TOLERANSI DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL Al-Huda, M. Saifuddin; Ali, Mudzakkir; Cholid, Nur; Ekaningrum, Ifada Retno
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7139

Abstract

Fenomena klaim kebenaran dalam setiap agama sering kali melahirkan ketegangan sosial yang berdampak luas pada relasi antarumat beragama. Klaim eksklusif tentang kebenaran agama sendiri, yang bersumber dari keyakinan teologis, cenderung menghasilkan pemahaman subjektif dan simbolik yang beragam. Perbedaan ini diperparah oleh praktik "standar ganda" dalam menilai agama lain, yang memunculkan prasangka teologis serta menghambat peran agama dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan. Pendidikan Islam berbasis multikultural hadir sebagai alternatif solusi dengan menekankan nilai-nilai toleransi, inklusivitas, dan penghargaan terhadap keberagaman. Pendidikan semacam ini mendorong tumbuhnya kesadaran diri, kecerdasan spiritual, dan kepribadian yang berlandaskan cinta (mahabbah) kepada Tuhan dan sesama manusia. Oleh karena itu, pendekatan pendidikan Islam yang humanistik dan teosentris sangat penting untuk membentuk karakter peserta didik yang toleran, berperikemanusiaan, dan mampu hidup harmonis dalam masyarakat plural. Kesimpulannya yaitu pendidikan Islam untuk perdamaian dan toleransi dalam masyarakat multikultural dapat dilakukan dengan melakukan pendidikan Islam berbasis multikultural dan pendidikan Islam berbasis humanisme teosentris. Pendidikan Islam berbasis humanisme teosentris untuk perdamaian dan toleransi dalam masyarakat multikultural mengarah pada transformasi nilai, ilmu pengetahuan dan teknologi juga dilakukan dalam rangka rahmatan lil ‘alamin, dengan menekankan proses pembelajaran ditekankan interaksi aktif antara peserta didik dengan sumber dan lingkungan belajar sehingga peserta didik menemukan dan mengembangkan pengalaman keagamaannya sesuai tahap kemampuan masing-masing. Pendidikan Islam untuk perdamaian dan toleransi dalam masyarakat multikultural dalam setiap proses yang dilakukan dengan menekankan pada penghargaan terhadap keberagamaan setiap individu siswa dan mengedepankan kasih sayang dalam mengajar siswa sebagaimana orang tua terhadap anak kandungnya, tidak ada pilih kasih dalam memberikan perlakukan kepada setiap siswa
Islamic Educational Values Reflected in the Attitude of Qona’ah: A Conceptual Library-Based Analysis Al-Huda, M. Saifuddin; Ali, Mudzakkir; Cholid, Nur; Ekaningrum, Ifada Retno
Al-Mudarris Vol 8 No 3 (2025): Al-Mudarris
Publisher : Jurusan Tarbiyah,IAIN PALANGKARAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/mdr.v8i3.10703

Abstract

Despite the continued development of Islamic education, the internalization and practical understanding of Islamic educational values among learners have not always progressed in a balanced manner. This condition indicates a gap between educational advancement and value-based character formation. This study aims to conceptually examine the Islamic educational values embedded in the attitude of qona’ah and to clarify its relevance to character education within Islamic educational contexts. The research employs a qualitative library research method, drawing on classical and contemporary sources in Islamic education, ethics, and spirituality. Data were analyzed using a descriptive-analytical approach to identify key conceptual themes related to qona’ah as an educational value. The findings reveal that qona’ah represents an integrative value encompassing faith (aqidah), moral conduct (akhlaq), and normative guidance (shari‘ah), which together shape attitudes of simplicity, gratitude, reliance on Allah (tawakkal), self-control, and responsible engagement with material life. Conceptually, qona’ah functions as a foundation for developing balanced individuals who are able to harmonize spiritual consciousness with social and material responsibilities. This study contributes to Islamic educational discourse by offering a coherent conceptual framework that positions qona’ah as a strategic value for character education, thereby reinforcing the integration of spiritual objectives and educational practice in Islamic education.