Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Hasil Belajar Maharah Kalam Dalam Penerapan Outdoor Learning dan Indoor Learning pada Pembelajaran Bahasa Arab Kelas VIII SMP IT Insan Cendekia Madani Mandalle Kabupaten Pangkep Haeruddin, Nurwahidah
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5894

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol nonequivalent, yang merupakan karakteristik penelitian quasi-eksperimental. Selama tahun ajaran 2024–2025, penelitian ini dilakukan di kelas delapan di SMP IT ICM Mandalle. Dua puluh siswa membentuk Kelas VIII A, kelompok eksperimen, dan dua puluh siswa membentuk Kelas VIII B, kelompok kontrol; total empat puluh siswa. Metode seperti dokumentasi, pengujian, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Metode untuk menganalisis data menggunakan SPSS untuk statistik deskriptif dan inferensial. Temuan penelitian mengungkapkan hal berikut: 1) siswa kelas delapan di SMP IT ICM Mandalle yang diajarkan maharah kalam metode intdoor Learning mencapai hasil belajar yang cukup (skor rata-rata: 65,50). 2) Hasil belajar maharah kalam untuk anak-anak yang diajarkan di lingkungan luar ruangan sangat baik, dengan skor rata-rata 86,00. 3) Nilai signifikansi 0,00 0,05 diperoleh dari uji sampel independen, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok siswa. Siswa yang metode Indoor Learning memiliki skor rata-rata 66,50 dalam kategori sedang, sementara siswa yang metode outdoor Learning memiliki skor rata-rata 86,00 dalam kategori Sangat Baik. Ketika membandingkan hasil N-Gain siswa kelas delapan di SMP IT ICM Mandalle, mereka yang diajar di kelas dengan rata-rata 0,21 termasuk dalam kategori rendah, sementara mereka yang metode Outdoor Learning dengan rata-rata 0,65 termasuk dalam kategori sedang. Implikasi untuk hasil pendidikan maharah kalam diangkat oleh penelitian ini. Guru harus meningkatkan pengetahuan dan kemahiran mereka dalam teknologi untuk lebih mendukung pembelajaran siswa dan memberikan pendidikan berkualitas tinggi. Metode pembelajaran yang efektif memainkan peran penting dalam hal ini. Untuk memberikan siswa pendidikan yang lebih menyeluruh, direkomendasikan agar mereka menggabungkan strategi pembelajaran dalam dan luar ruangan untuk bahasa Arab. Ini akan membantu mereka menjadi pembicara publik (maharah kalam) yang lebih baik.
Perbandingan Hasil Belajar Maharah Kalam Dalam Penerapan Outdoor Learning dan Indoor Learning pada Pembelajaran Bahasa Arab Kelas VIII SMP IT Insan Cendekia Madani Mandalle Kabupaten Pangkep Haeruddin, Nurwahidah
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.5894

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain kelompok kontrol nonequivalent, yang merupakan karakteristik penelitian quasi-eksperimental. Selama tahun ajaran 2024–2025, penelitian ini dilakukan di kelas delapan di SMP IT ICM Mandalle. Dua puluh siswa membentuk Kelas VIII A, kelompok eksperimen, dan dua puluh siswa membentuk Kelas VIII B, kelompok kontrol; total empat puluh siswa. Metode seperti dokumentasi, pengujian, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Metode untuk menganalisis data menggunakan SPSS untuk statistik deskriptif dan inferensial. Temuan penelitian mengungkapkan hal berikut: 1) siswa kelas delapan di SMP IT ICM Mandalle yang diajarkan maharah kalam metode intdoor Learning mencapai hasil belajar yang cukup (skor rata-rata: 65,50). 2) Hasil belajar maharah kalam untuk anak-anak yang diajarkan di lingkungan luar ruangan sangat baik, dengan skor rata-rata 86,00. 3) Nilai signifikansi 0,00 0,05 diperoleh dari uji sampel independen, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok siswa. Siswa yang metode Indoor Learning memiliki skor rata-rata 66,50 dalam kategori sedang, sementara siswa yang metode outdoor Learning memiliki skor rata-rata 86,00 dalam kategori Sangat Baik. Ketika membandingkan hasil N-Gain siswa kelas delapan di SMP IT ICM Mandalle, mereka yang diajar di kelas dengan rata-rata 0,21 termasuk dalam kategori rendah, sementara mereka yang metode Outdoor Learning dengan rata-rata 0,65 termasuk dalam kategori sedang. Implikasi untuk hasil pendidikan maharah kalam diangkat oleh penelitian ini. Guru harus meningkatkan pengetahuan dan kemahiran mereka dalam teknologi untuk lebih mendukung pembelajaran siswa dan memberikan pendidikan berkualitas tinggi. Metode pembelajaran yang efektif memainkan peran penting dalam hal ini. Untuk memberikan siswa pendidikan yang lebih menyeluruh, direkomendasikan agar mereka menggabungkan strategi pembelajaran dalam dan luar ruangan untuk bahasa Arab. Ini akan membantu mereka menjadi pembicara publik (maharah kalam) yang lebih baik.