Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mendeskripsikan Bentuk Kerja Sama Guru dan Orang Tua dalam Penanaman Nilai Ibadah Siswa (2) Untuk medeskripsikan faktor pendukung dan penghambat Kerja Sama Guru dan Orang Tua dalam Penanaman Nilai Ibadah Siswa (3) Untuk medeskripsikan faktor penghambat Kerja Sama Guru dan Orang Tua dalam Penanaman Nilai Ibadah Siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, pengujian data, verifikasi dan menarik kesimpulan. Teknik keabsahan data dengan teknik triangulasi dilakukan dengan tiga strategi yaitu: triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi waktu. Temuan penelitian ini menunjukkan (1) bahwa bentuk kerja sama yang dilakukan oleh guru dan orangtua adalah melakukan komunikasi dengan orangtua. Pertama ada dua teknik komunikasi yang dapat dilakukan untuk menjalin kerjasama guru dan orangtua yaitu teknik komunikasi resmi (formal), teknik komunikasi tidak resmi (non-formal), kedua keterlibatan orangtua pada pembelajaran anak dirumah, ketiga rapat wali murid bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan belajar siswa. Keempat hasil penilaian raport menjadi tolak ukur sejauh mana minat belajar siswa ketika belajar dirumah dan kelima rapat komite menjadi pemandu kerjasama antara guru dan orang tua dalam meningkatkan minat belajar siswa. (2) bahwa faktor pendukung guru pendidikan agama islam dalam Penanaman nilai ibadah siswa yaitu Pembinaan dalam ibadah yang intensi, dan adanya sarana dan prasarana dalam penanamnya sehingga pelaksanaanya berjalan dengan baik. (3) bahwa faktor penghambat guru pendidikan agama islam dalam penanaman nilai ibadah siswa Yaitu MiNIMnya perhatian keluarga, Terbatasnya waktu guru disekolah Dan Belum meratanya kesadaran siswa.