Jalan adalah sarana infrastruktur yang menghubungkan suatu daerah ke daerah lainnya. Jalan Soekarno Hatta dapat menjadi jalur penting untuk distribusi logistik dan hasil tambang. Metode Surface Distress Index (SDI), artinya pengecekan visual pada data luas total keretakan, lebar rata-rata keretakan, jumlah lubang serta kedalaman bekas roda kendaraan. Metode Pavement Condition Index (PCI) adalah salah satu metode standar yang digunakan secara internasional untuk menilai kondisi dan tingkat kerusakan permukaan perkerasan jalan. Hasil penilaian setiap segmen pada Jalan Soekarno Hatta menggunakan metode SDI menyatakan bahwa kondisi jalan tersebut baik dan penanganan yang harus dilakukan adalah pemeliharaan rutin. Hitungan PCI dapat dihitung dengan mengurangkan nilai 100 dengan CDV maksimum. Diketahui bahwa jumlah temuan kerusakan pada ruas jalan Soekarno Hatta Kota Sangatta terdapat 10 jenis kerusakan. Jenis – jenis kerusakan yang diperoleh di lapangan yaitu kerusakan retak kulit buaya sebesar 0,28% pada ruas kiri dan 1,67% pada ruas kanan, kerusakan retak blok sebesar 0,33% pada ruas kiri dan 0% pada ruas kanan, kerusakan amblas sebesar 8,62% pada ruas kiri dan 0% pada ruas kanan, kerusakan retak pinggir sebesar 2,29% pada ruas kiri dan 1,09% pada ruas kanan, kerusakan retak sambungan sebesar 0,11% pada ruas kiri dan 0,18% pada ruas kanan, kerusakan retak memanjang sebesar 6,05% pada ruas kiri dan 3,19% pada ruas kanan, kerusakan tambalan sebesar 0,21% pada ruas kiri dan 24,44% pada ruas kanan, kerusakan lubang sebesar 0,28% pada ruas kiri dan 0,33% pada ruas kanan, kerusakan alur sebesar 0% pada ruas kiri dan 1,21% pada ruas kanan, dan pelepasan berbutir 0,13% pada ruas kiri dan 5,80% pada ruas kanan untuk metode Pavement Condition Index (PCI) sedangkan untuk metode Surface Distress Index (SDI) dengan rata – rata yang diperoleh yaitu luas retak sebesar 1,57% pada ruas kiri dan 1,99% pada ruas kanan, lebar retak sebesar 4,75 mm pada ruas kiri dan 3,75 mm pada ruas kanan, jumlah lubang sebesar 18 pada ruas kiri dan 12 pada ruas kanan, dan kerusakan alur bekas roda sebesar 0 cm pada ruas kiri dan 8,7 cm pada ruas kanan. Jenis perbaikan atau penanganan yang dilakukan pada metode Surface Distress Index (SDI) dan metode Pavement Condition Index (PCI) pada ruas kanan dan kiri Jalan Soekarno Hatta Kota Sangatta dari segmen 1 sampai dengan segmen 20 adalah pemeliharaan rutin.