Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Risiko Terjadinya Infeksi Saluran Kemih pada Pasien dengan Batu Saluran Kemih di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Humairah, Annisa Puteri; Azis Manaf, Abd; Aulia M.Selomo, Prita
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 4 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i4.358

Abstract

Batu saluran kemih (BSK) merupakan suatu keadaan patologis terbentuknya batu yang terletak pada sistem perkemihan. Kondisi seperti in menimbulkan gangguan pada saluran kemih seperti infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih (ISK) sangat mum terjadi pada penderita BSK, sehingga menyebabkan pengobatan BSK menjadi rumit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor risiko terjadinya ISK pada pasien BSK. Tiga ratus tujuh puluh tiga pasien dengan BSK dievaluasi secara retrospektif di rekam medik SUD Dr. H. Chasan Boesirie untuk memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Faktor paparan dalam penelitian ini adalah usia, jenis kelamin, letak batu, ukuran batu, dan jumlah batu. Secara total, 29 pasien BSK, diantaranya 51,7% mengalami ISK dan 48,3% tidak ISK. Kejadian ISK pada pasien BSK berdasarkan usia, 18-25 tahun 3,4%, 26-35 tahun 17,2%, 36-45 tahun 13,8%, 46-55 tahun 10,3%, 56-65 tahun 3,4%, dan usia >65 tahun 3,4%. Berdasarkan jenis kelamin, laki-laki 20,7% dan perempuan 30%. Berdasarkan letak batu, BSK atas 51,9% dan BSK bawah 50%. Berdasarkan ukuran batu, ukuran <10 mm 51,9% dan ukuran >10 mm 50%. Berdasarkan jumlah batu, batu single 13,8% dan batu multiple 37,9%. Kejadian ISK pada pasien BSK lebih banyak ditemukan pada kelompok usia 26-35 tahun, pasien perempuan, pasien dengan letak BSK atas, pasien dengan ukuran batu <10 mm, dan pasien dengan jumlah batu multiple.