Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Situasi-Situasi Pendidikan dalam Perspektif Islam Abdullah, Agil Husain
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 7: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i7.9880

Abstract

Dalam Islam, pendidikan memiliki kedudukan yang sangat tinggi sebagai sarana menggapai ridha Allah Ta’ala. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah situasi-situasi yang memiliki konteks pendidikan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka (library research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan dalam perspektif Islam dapat terjadi dalam tiga macam situasi, yaitu situasi pendidikan formal, situasi pendidikan informal, dan situasi pendidikan insidental. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumbangsih penting dalam ilmu pendidikan, khususnya ilmu pendidikan Islam.
Kepemimpinan dalam Pendidikan Islam dan Peran Pemimpin dalam Lembaga Pendidikan Islam Abdullah, Agil Husain; Aripuddin; Nurkhalishah; Sumiati
PILAR Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL PILAR, DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/624kne28

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk manusia beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Dalam proses tersebut, kepemimpinan menjadi faktor penentu arah, kualitas, dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepemimpinan dalam konteks pendidikan Islam dan peran pemimpin dalam manajemen lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan melalui telaah terhadap literatur yang relevan mengenai kepemimpinan dan pendidikan Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa landasan utama kepemimpinan Islam bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah yang menekankan prinsip ‘adl (keadilan), amanah (kepercayaan), syūrā (musyawarah), serta uswah hasanah (keteladanan). Dalam lembaga pendidikan Islam, pemimpin memiliki peran strategis sebagai pengarah visi, pengambil keputusan, motivator, pembina moral, serta jembatan antara lembaga dan masyarakat. Gaya kepemimpinan yang efektif seperti transformasional, partisipatif, visioner, dan servant leadership perlu diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam untuk membentuk sistem manajemen yang berorientasi pada pembinaan akhlak dan peningkatan mutu pendidikan. Secara keseluruhan, keberhasilan lembaga pendidikan Islam sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan yang berkarakter Islami, berorientasi pada pelayanan, dan berkomitmen terhadap nilai-nilai keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab.
Relationship between Humans and Education based on the Perspective of Syed Muhammad Naquib Al-Attas Abdullah, Agil Husain
TA'DIBUNA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8, No 2 (2025): Educational Issues
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpai.8.2.206-222

Abstract

Humans are superior and better creatures than other creatures of Allah Ta'ala, and humans are the only creatures that can be educated. This study aims to analyze the relationship between humans and education based on the perspective of Syed Muhammad Naquib al-Attas's thoughts. This study uses a qualitative approach with a literature study method through a review of relevant literature regarding Al-Attas's thoughts regarding the nature of humans, the nature of education, and the relationship between humans and education. While many studies explore Al-Attas' thoughts, most focus on Al-Attas' view on human being and education in general. However, little research examines Al-Attas' view on direct impact of education on humans. This study addresses this gap by investigating the relationship between humans and education, offering new insights into the positive impact of education on humans. The results of this study indicate that based on Al-Attas's perspective, humans have a dual nature and the potential for reflection and intelligence that make them special creatures. Al-Attas argues that the concept of ta'dib is the most appropriate concept for education. The relationship between humans and education from Al-Attas's perspective can be described into three points. First, education strengthens the dual nature of humans. Second, education leads humans to the purpose of their creation. Third, education improves the social order. The findings of this study highlight several areas requiring further attention, leading to the following recommendation for both future research and practical application; Future research should explore Al-Attas’ view on the concept of humanity education, and the findings should be applied on education system.