Divya Salsabilla Vemala Putri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dengan Perilaku Seksual Remaja Divya Salsabilla Vemala Putri; Andriyani Andriyani; Nurmala Lusida
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus: Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v3i3.761

Abstract

Adolescence is a transition from childhood to adulthood that experiences development of access to enter the adult phase including the function of reproduvtive organs. Deviant sexual behavior usually occurs among adolescents who have less knowledge of reproductive health and up finding out through peers or the internet whose truth is not yet know. Lack of information in this aspect encourges sexual behavior, which leads to unwanted pregnancies and sexually transmitted diseases, as well as mental disorders. The purpose of this study was to determine the relationship between reproductive health knowledge and adolescent sexual behavior. The method used is a quantitative or cross-sectional approach, involving several respondents who were selected purposively. The research instrument was  a standardized questionnaire that passed the validity and reability test. The results showed a relationship between the level of reproductive health knowledge and sexual behavior in adolescents, where adolescents who have broader insights show good or responsible sexual behavior. From the research result, it is concluded that there is a need for a comprehensive reproductive health education program for adolscents in schools, families, and social environments to build safe sexual behavior.  
Tinjauan Pustaka: Determinan Perilaku Kurang Tidur pada Remaja Berdasarkan Social Conogtive Theory Divya Salsabilla Vemala Putri; Luqman Effendi
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i2.6961

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang dapat memengaruhi perilaku kesehatan, termasuk pola tidur. Saat ini, perilaku kurang tidur atau begadang menjadi masalah yang umum terjadi pada remaja, yang sering dikaitkan dengan tuntutan akademik, penggunaan gawai yang berlebiha, serta pengaruh lingkungan sosial. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak negative terhadap kesejahteraan fisik mental, dan prestasi belajar. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis determinan perilaku kurang tidur pada remaja berdasarkan Social Conogtive Theory (SCT). SCT menekankan adanya interaksi antara faktor personal, lingkungan, dan perilaku dalam membentuk suatu perilaku kesehatan. Metode yang digunakan adalah studi deskripsi berbasis tinjauan literatur terhadap jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan perilaku kurang tidur remaja dan komponen (SCT). Hasil kajian menunjukan bahwa perilaku kurang tidur pada remaja di pengaruhi oleh faktor personal seperti pengetahuan, sikap, dan seld-efficacy, serta faktor lingkungan seperti pengaruh teman sebaya, peran keluarga, dan paparan media digital. Selain itu, proses pembelajaran observasional dan penguatan pwerilaku turut berperan dalam mempertahankan kebiasaan tidur yang tidak sehat.