Latar Belakang: Perimenopause merupakan periode transisi yang dialami oleh setiap wanita ketika memasuki masa menopause. Saat melalui periode ini muncul gejala yang disebabkan karena perubahan kadar hormon di dalam tubuh, sehingga wanita merasakan perubahan fisik dalam tubuhnya seperti nyeri saat berhubungan seksual, perubahan mood, gangguan tidur, hot flashes, pengeroposan tulang, perubahan kadar kolesterol. Perubahan ini mengakibatkan wanita merasa takut atau mungkin stres bahkan depresi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan perubahan fisik dengan tingkat kecemasan pada wanita perimenopause. Metode: Rancangan penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 73 responden, pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Muara Dua Kisam Kabupaten OKU Selatan dari bulan Januari-Juni 2022. Analisis data penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square. Hasil: penelitian diperoleh sebagian besar wanita mengalami perubahan fisik sedang sebanyak 42 responden (57,5%) dan tingkat kecemasan ringan sebanyak 48 responden (65,8%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai ρ-value 0,002 (≤ 0,05), hal ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara perubahan fisik dengan tingkat kecemasan pada wanita perimenopause. Saran: Wanita perimenopause meningkatkan pengetahuannya mengenai perubahan fisik ketika menghadapi masa menopause sehingga dapat mengendalikan kecemasannya. Tenaga kesehatan dapat memberikan komunikasi informasi dan edukasi mengenai menopause sehingga wanita pre menopause memahami perubahan yang dialami oleh wanita ketika menghadapi masa menopause.Kata Kunci: Perubahan Fisik; Tingkat kecemasan, Perimenopause