p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesia Berdaya
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan pemasaran dan pembayaran syariah berbasis digital bagi pelaku UMKM di Desa Kragan Sidoarjo [Digital-Based Sharia Marketing and Payment Training for MSME Actors in Kragan Village, Sidoarjo] Adinugroho, Mukhtar; Gyrah, Zafirah Dwi Kahla; Khoirinnisa, Hamidati; El-Muhafidh, Diva Divya; Salsabilah, Aqilah; Haq, M Syifa Fatichul
Indonesia Berdaya Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251160

Abstract

Kragan village, a village in East Java, is currently transforming into one of the edu-tourism villages with great potential. This process relies not only on natural and local cultural potential but also on professional management established through the Village-Owned Enterprises (BUMDES). One of the key strategies taken is the professional management of culture within BUMDES Kragan as an effort to strengthen institutional capacity and drive the village economy towards a competitive edu-tourism village. The goal of this community service activity is to optimize the sales of Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) in Kragan village by using a Sharia-based digital marketing system to stabilize sales targets, facilitate payments, and gain the blessings of Allah SWT for all efforts made based on Islamic principles. The low understanding of sharia-based digital marketing has resulted in the people of Kragan village still selling and making payments in a conventional manner. MSME actors think that the conventional payment system is the same as the sharia payment system. To improve the economy of the community in Kragan village, the service team provides an understanding of sharia-based digital marketing so that the community can understand the differences between conventional and sharia. Training is held to optimize the sales of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Kragan village by using a sharia-based digital marketing system to stabilize sales targets, facilitate payments, and gain the blessings of Allah SWT for all efforts made based on Islamic law. Abstrak. Desa Kragan, sebuah desa di Jawa Timur, saat ini sedang bertransformasi menjadi salah satu desa edu-wisata yang berpotensi besar. Proses ini tidak hanya bergantung pada potensi alam dan budaya lokal, namun juga pada pengelolaan profesional yang dibangun melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES). Salah satu strategi kunci yang diambil adalah pengelolaan budaya profesional di dalam BUMDES Kragan sebagai upaya penguatan kelembagaan dan penggerak ekonomi desa menuju desa edu-wisata yang berdaya saing. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan penjualan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Kragan dengan menggunakan sistem digital marketing berbasis syariah untuk menstabilkan target penjualan, mempermudah pembayaran dan mendapatkan ridho dari Allah SWT atas segala usaha yang dilakukan dengan berlandaskan syariat Islam. Rendahnya pemahaman tentang digital marketing berbasis syariah, masyarakat desa Kragan masih menjual dan melakukan sistem pembayaran dengan cara konvensional. Pelaku UMKM mengira sistem pembayaran dengan cara konvensional sama saja dengan pembayaran secara syariah. Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di desa Kragan tim pengabdian memberikan pemahaman tentang digital marketing berbasis syariah agar masyarakat dapat memahami perbedaan konvensional dengan syariah. Mengadakan pelatihan demi mengoptimalkan penjualan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Kragan dengan menggunakan sistem digital marketing berbasis syariah untuk menstabilkan target penjualan, mempermudah pembayaran dan mendapatkan ridho dari Allah SWT atas segala usaha yang dilakukan dengan berlandaskan syariat Islam.
Peningkatan kapasitas UMKM melalui pelatihan digital marketing di desa Kragan, Sidoarjo [Enhancing MSME Capacity through Digital Marketing Training in Kragan Village, Sidoarjo] Salsabilah, Aqilah; El-Muhafidh, Diva Divya; Khoirinnisa, Hamidati; Haq, M. Syifa Fatichul; Adinugroho, Mukhtar
Indonesia Berdaya Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251227

Abstract

Abstract. This community service program aims to enhance the capacity of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Kragan Village, Sidoarjo, by providing digital marketing training. This initiative addresses the limited digital literacy among local entrepreneurs, most of whom still rely on traditional promotion methods despite the village’s strong entrepreneurial spirit. The training includes practical workshops on utilizing social media, managing online marketplaces, and graphic design using tools such as Canva. The program is based on the importance of digital literacy for the competitiveness and sustainability of MSMEs in the digital era. Participants demonstrated significant engagement, with activities structured around planning, implementation, evaluation, and ongoing support through a WhatsApp group. Evaluation results showed marked improvements in participants’ understanding and practical application of digital marketing strategies. The program demonstrates that with proper training and community involvement, rural entrepreneurs can effectively adopt modern digital strategies. The findings also indicate that integrating religious values into digital marketing can foster customer trust and add value to businesses. Recommendations include further community engagement initiatives to build a sustainable local digital ecosystem that supports ongoing development and collaboration with local government and businesses. Abstrak. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Kragan, Sidoarjo, melalui pemberian pelatihan pemasaran digital. Prakarsa ini mengatasi keterbatasan literasi digital di kalangan wirausahawan lokal, yang sebagian besar mengandalkan metode promosi tradisional meskipun desa tersebut memiliki semangat kewirausahaan yang tinggi. Pelatihan ini mencakup lokakarya praktis tentang pemanfaatan media sosial, pengelolaan pasar daring, dan desain grafis melalui alat seperti Canva. Program ini berlandaskan pada pentingnya literasi digital bagi daya saing dan keberlanjutan UMKM di era digital. Peserta menunjukkan keterlibatan yang signifikan, dengan kegiatan yang terstruktur dalam perencanaan, implementasi, evaluasi, dan dukungan berkelanjutan melalui grup WhatsApp. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nyata dalam pemahaman peserta dan penerapan praktis strategi pemasaran digital. Program ini menunjukkan bahwa dengan pelatihan yang tepat dan keterlibatan masyarakat, wirausahawan pedesaan dapat secara efektif mengadopsi strategi digital modern. Temuan tersebut juga menunjukkan bahwa mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan ke dalam pemasaran digital dapat menumbuhkan kepercayaan pelanggan dan menambah nilai bagi bisnis. Rekomendasi mencakup inisiatif keterlibatan masyarakat lebih lanjut untuk membangun ekosistem digital lokal berkelanjutan yang mendukung pengembangan berkelanjutan dan kolaborasi dengan pemerintah dan perusahaan setempat.