Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEKUATAN GENGGAM TANGAN, KESEIMBANGAN, DAN RISIKO JATUH SERTA SARKOPENIA PADA LANSIA DI SENIOR LIVING SURABAYA Fau, Yohanes Deo; Abdillah, Najlah; Maharani, Marsa Mukita; Setyo, Hanif
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.9712

Abstract

Sarkopenia merupakan sindrom geriatri yang ditandai dengan penurunan massa dan kekuatan otot rangka, serta dapat menurunkan kapasitas fungsional lansia. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kekuatan otot adalah aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan kekuatan otot ekstremitas bawah pada lansia dengan sarkopenia. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional dan dilaksanakan di komunitas senior   Senior Living Surabaya. Sebanyak 34 lansia dipilih sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Aktivitas fisik dinilai menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), kekuatan otot dievaluasi dengan hand held dynamometer, keseimbangan menggunakan Single Leg Balance Test, dan mobilitas menggunakan Timed Up and Go (TUG) test. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kekuatan genggam tangan dan risiko sarkopenia (p = 0,000), serta antara keseimbangan (Single Leg Balance) dan risiko jatuh (p = 0,000), dan antara hasil TUG dan risiko jatuh (p = 0,000). Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dan usia dengan risiko sarkopenia maupun risiko jatuh (p 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa kekuatan otot, keseimbangan, dan kemampuan mobilitas fungsional berperan penting dalam menentukan risiko sarkopenia dan risiko jatuh pada lansia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa faktor fungsional seperti kekuatan otot dan keseimbangan memiliki hubungan yang signifikan terhadap risiko sarkopenia dan jatuh pada lansia.