Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Risiko Terjadinya Hipertensi pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan di Universitas Advent Indonesia Anggita Trianaputri, Ruthkania; Rantung, Jeanny
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): Indonesian Impression Journal (JII)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i4.6435

Abstract

Hipertensi, dikenal sebagai “The Silent Killer,” merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang memberikan kontribusi besar terhadap angka kematian global. Di Indonesia, prevalensi hipertensi pada remaja menunjukkan tren peningkatan, termasuk di kalangan mahasiswa keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi risiko terjadinya hipertensi pada mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia, menentukan faktor dominan, serta faktor yang tidak dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan 73 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner online dan dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan yang mempengaruhi risiko hipertensi adalah tingginya konsumsi junk food (93,2%) dan rendahnya aktivitas fisik (52,1%). Faktor non-dominan meliputi riwayat penyakit tidak menular dalam keluarga (12,3%) dan status obesitas berdasarkan Indeks Massa Tubuh (31,5%). Selain itu, 27,4% responden mengalami stres, yang meskipun bukan faktor utama, tetap berkontribusi terhadap risiko hipertensi bila dikombinasikan dengan faktor gaya hidup lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi gaya hidup sehat, seperti peningkatan aktivitas fisik dan edukasi tentang pola makan seimbang, sangat penting untuk diterapkan pada usia muda. Implikasi penelitian ini mendorong institusi pendidikan untuk mengembangkan program promosi kesehatan berkelanjutan guna mencegah hipertensi sejak dini di kalangan mahasiswa.