Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Functional Surgical Resection in Glioma Patients: A Literature Review on Techniques and Outcomes Barus, Brian Jovi; Sebayang, Moriko Madadoni; Ginting, Muhammad Rafif
Asian Australasian Neuro and Health Science Journal (AANHS-J) Vol. 7 No. 01 (2025): AANHS Journal
Publisher : Talenta Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/aanhsj.v7i01.20622

Abstract

Background: Gliomas frequently invade eloquent cortical and subcortical regions, necessitating surgical strategies that optimize oncological resection while preserving neurological integrity. Functional surgical resection integrates advanced modalities to achieve maximal safe resection. Method: A structured qualitative literature review was performed, synthesizing current evidence from high-impact databases on intraoperative techniques including awake craniotomy, cortical and subcortical mapping, fluorescence-guided resection, and intraoperative imaging and their impact on surgical outcomes in glioma patients. Discussion: Functional mapping and imaging adjuncts significantly improve the extent of resection and mitigate postoperative deficits, particularly in IDH-mutant low-grade gliomas and eloquent high-grade lesions. However, limitations in fluorescence efficacy, imaging resolution, and resource availability persist across institutions. Conclusion: Functional resection techniques enhance survival and quality of life by enabling individualized, anatomically precise glioma surgery. Future directions include integration of molecular diagnostics, intraoperative tools, and global standardization to reduce outcome disparities. Keyword: Glioma, Functional Surgical Resection, Awake Craniotomy, Cortical Mapping, Neuronavigation, Electrophysiological Monitoring
Pengaruh Trauma Kepala Kronik Berulang Terhadap Proses Neurodegeneratif Terutama Fungsi Koginitif : Kajian Literatur Barus, Brian Jovi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i4.3984

Abstract

Riwayat trauma kepala kronik berulang menjadi salah satu faktor risiko terjadinya proses neurodegeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh trauma kepala kronik berulang terhadap proses neurodegeneratif, terutama fungsi kognitif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan cara mengumpulkan dan menelaah penelitian terdahulu. Hasil penelusuran jurnal ditemukan sebanyak 10 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi yang ditentukan oleh peneliti. Penelitian menggunakan desain kohort retrospektif, menyediakan informasi mengenai perubahan neuropatologis otak yang didapatkan dari autopsi dan gejala yang dialami pasien selama masih hidup berdasarkan rekam medis. Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa individu dengan riwayat trauma kepala berulang sebagian besar akan mengalami gangguan fungsi kognitif, gangguan perilaku, dan gangguan mood. Gejala kognitif yang sering terlihat adalah gangguan memori, gangguan atensi dan konsentrasi, serta gangguan fungsi eksekutif. Pada autopsi otak juga ditemukan kelainan patologis P-tau berupa neurofibrillary tangles, neurites tangles, dan astrocytic tangles. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya pengembangan strategi diagnosis dini, pencegahan trauma berulang, serta perlunya intervensi medis dan rehabilitasi kognitif untuk mengurangi risiko perkembangan ensefalopati traumatik kronik pada individu berisiko tinggi.