Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Redesain Struktur Organisasi untuk Efektivitas Layanan Kesehatan Mental: Studi Kualitatif di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali Yasa, Sang Made Agus Wira Nugraha; Thalia, Thalia; Purwadhi, Purwadhi; Widjaja, Yani Restiani
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i6.32262

Abstract

This study aims to provide an in-depth analysis of the application of organizational structure theory within the context of public organizations, using a case study of the Provincial Mental Hospital of Bali. The research focuses on how organizational design, authority distribution systems, and both formal and informal power dynamics influence coordination effectiveness and the quality of mental health services. A qualitative descriptive approach with an intrinsic case study method was employed. Data were collected through document analysis, non-participant observation, and semi-structured interviews with five key informants from various managerial levels. The findings reveal that the organization’s classical bureaucratic structure, characterized by five hierarchical layers, tends to hinder decision-making processes and cause fragmentation in inter-unit collaboration. Moreover, informal power dynamics were found to often override formal command lines, thereby disrupting organizational cohesion and reducing operational effectiveness. Based on these findings, the study recommends a redesign of the organizational structure to be more adaptive, decentralized, and collaborative, in order to improve service performance—particularly in the mental health sector, which demands rapid response and a holistic approach. These results not only offer theoretical contributions to the development of public organization theory but also serve as a practical reference for institutional reform in mental health services at both local and national levels.
Model Extended Service Profit Chain pada Rumah Sakit: Tinjauan Literatur Sistematis Tentang Kualitas Layanan Internal, Employee Retention, dan Kinerja Organisasi Setiati Putri, Paramita Indah; Sapri, Sri Wahyuni; Wira Nugraha Yasa, Sang Made Agus; Thalia, Thalia; Nurjanah, Shinta Novia
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i4.32785

Abstract

Kinerja rumah sakit sangat dipengaruhi oleh kualitas layanan internal yang berdampak pada pengalaman kerja tenaga kesehatan. Faktor seperti retensi karyawan, produktivitas, burnout, dan kepemimpinan menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas organisasi serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan model konseptual yang mampu menjelaskan hubungan antar variabel tersebut secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas layanan internal, employee retention , employee productivity , dan kinerja rumah sakit melalui pengembangan model Extended Service Profit Chain . Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Data diperoleh dari database Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2019–2026. Sebanyak 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara sistematis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kualitas layanan internal merupakan faktor fundamental yang memengaruhi pengalaman kerja tenaga kesehatan, yang selanjutnya berdampak pada retensi dan produktivitas karyawan. Retensi berperan dalam menjaga stabilitas tenaga kerja, sedangkan produktivitas mencerminkan efektivitas layanan. Burnout diidentifikasi sebagai faktor penghambat, sementara kepemimpinan berperan sebagai faktor penguat dalam meningkatkan kinerja rumah sakit. Penelitian ini menghasilkan model konseptual Extended Service Profit Chain yang menegaskan bahwa kualitas layanan internal, retensi, dan produktivitas merupakan mekanisme utama dalam meningkatkan kinerja rumah sakit. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis dan implikasi praktis bagi manajemen rumah sakit dalam merancang strategi berbasis penguatan sistem internal