Penelitian ini mengkaji mengenai praktik pendidikan kepramukaan berperan mentransformasikan nilai moral siswa perspektif islam melalui eskalasi pendidikan kepramukaan berbasis global citizenship education di madrasah aliyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan case studies. Objek penelitian adalah Gugusdepan Gerakan Pramuka MAN 1 Lamongan dengan subjek penelitian adalah (1) Peserta didik yang aktif dalam Dewan Ambalan Gugusdepan MAN 1 Lamongan, (2) Pembina Pramuka, serta (3) Kepala Madrasah Aliyah. Pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Analisis menggunakan analisis miles dan hubarman yaitu (1) Data Reduction (2) Display Data (3) Conclusion Drawing & Verification. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data dan member check. Hasil penelitian menunjukkan praktik pendidikan kepramukaan di Gugusdepan MAN 1 Lamongan menunjukkan adanya aktivitas transformasi moral melalui pendidikan karakter yang bernuansa global citizenship education yang sejalan dengan nilai moral islam melalui pendekatan learning by doing yang didukung oleh sistem organisasi gerakan pramuka yang terstruktur dari tingkat cabang hingga internasional. Hasil juga menunjukkan peningkatan moral peserta didik dari konvensional menuju post konvensional yang berorientasi pada global citizenship. Internalisasi nilai dilakukan melalui kegiatan yang dilaksanakan di Gugusdepan maupun dalam partisipasinya dalam kegiatan nasional internasional seperti Jambore on The Internet atau Raimuna Nasional. Kegiatan menunjukkan nila-nilai sejalan dengan global citizenship dan moral keislaman yaitu ukhuwah insaniyah melalui sikap saling mengenal, menghormati, inklusif serta dialogis, yang sejalan pula dengan nilai global citizenship education seperti kerja sama, komunikasi, kreativitas dalam menyelesaikan tantangan praktis, adanya sikap tanggung jawab, berpikir kritis dalam mengambil keputusan, serta kesadaran diri, toleransi budaya, kolaborasi komunikasi internasional, kesadaran akan keberagaman serta kesetaraan serta turut serta dalam pembangunan berkelanjutan dengan pendekatan ekologis yang dibuktikan dengan kemampuan peserta didik mengambil peran dalam isu-isu sosial dan lingkungan serta aktif mengambil peran dilingkunganya untuk menyelesaikan isu-isu tersebut.