Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran musik ansambel kelas IX.4 di MTsN 1 Kota Padang. Metode penelitian yaitu studi pustaka, observasi, tes dan dokumentasi. Sebelum dilakukan tindakan kelas dilakukan dulu pra siklus dimana kemampuannya jauh yang diharapkan, untuk mengatasinya dengan melalui tindakan yang berjenis penelitian tindakan kelas dengan langkah-langkah perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan dari hasil belajar siswa meningkat secara signifikan setelah menggunakan metode drill di kelas IX.4. alur pada pembelajaran siklus I adalah latihan tangga nada C mayor ascending scale C-D-E-F-G-A-B-C (do-re-mi-fa-sol-la-si-do) dengan menggunakan bentuk not penuh sampai ke bentuk not ½ ketuk yang dilakukan 10 kali pengulangan mulai dari tempo lambat (lento 60 Bpm), setelah lancar selanjutnya dilakukan 10 kali pengulangan menggunakan tempo sedang (andante 80 Bpm), dan dilanjutkan 10 kali pengulangan tempo cepat (allegro 100 Bpm). Capaian belajar siswa pada siklus I, 19 orang siswa meningkat (63%), dan 11 siswa yang masih belum meningkat (37%). Berdasarkan presentasi capaian itu maka siklus I masuk dalam kategori baik. Karna beberapa siswa masih ada yang belum tuntas, maka peneliti merefleksikan dengan guru berdiskusi untuk mengatasi masih ada siswa yang belum mengalami peningkatan, maka solusi yang peneliti buat adalah lebih memperhatikan siswa atau mengcontrolling siswa dalam bermain ansambel pianika lalu diterapkan di siklus II. Lalu di siklus II dilaksanakan kembali latihan tangga nada C mayor ascending dan descending scale C-D-E-F-G-F-E-D-C (do-re-mi-fa-sol-fa-mi-re-do) dengan menggunakan bentuk not ¼ ketuk dan 1/8 ketuk yang dilakukan 10 kali pengulangan mulai dari tempo lambat (lento 60 Bpm), setelah lancar selanjutnya dilakukan 10 kali pengulangan menggunakan tempo sedang (andante 80 Bpm), dan dilanjutkan 10 kali pengulangan tempo cepat (allegro 100 Bpm) sehingga siswa lancar dalam tangga nada C mayor, maka siswa selanjutnya memainkan kembali lagu yang sudah diberikan. Setelah dilakukan pada siklus II 30 orang siswa sudah meningkat secara signifikan, dan juga tidak ada siswa yang tidak tuntas pada siklus II ini.