Nasution, Ghinta Yolanda
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perkembangan Lirik Lagu Pop Minang Sexri Budiman dalam Dekade 2010-2020: (Kajian Lagu Terpopuer Ciptaan Sexri Budiman) Nasution, Ghinta Yolanda; Maestro, Esy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengatahui perkembangan lirik lagu minang Sexri Budiman dalam 1 dekade dari tahun 2010-2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dan didukung dengan alat tulis, flashdisk dan kamera. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi studi kepustakaan, observasi, wawancara, serta dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan lirik dan musik karya Sexri Budiman selama satu dekade antara 2010 hingga 2020 telah mengalami transformasi yang signifikan yang dilihat dari lagu karya Sexri Budiman yang tidak berkiasan dan lagu yang berkiasan. Lagu yang tidak berkiasan karya Sexri Budiman hanya menceritakan suatu pengalaman pribadi seseorang yang dituangkan ke dalam sebuah lagu. Sedangkan lagu yang berkiasan karya Sexri Budiman mengacu pada cara lirik menggunakan bahasa untuk menyampaikan pesan, emosi, dan suasana melalui musik. Ini melibatkan berbagai teknik dan pilihan bahasa yang membuat lirik lebih menarik dan ekspresif yang tepat dapat membangkitkan perasaan tertentu pada pendengar, seperti simpati, kegembiraan, atau kemarahan. Perkembangan lirik lagu-lagu karya Sexri Budiman diawali dengan lagu tradisional yang sering menggunakan bahasa dan gaya bahasa yang lebih kental, lirik lagu Minang modern mulai memadukan gaya bahasa yang lebih beragam, termasuk elemen dari lagu pop dan klasik, serta penggunaan bahasa sehari-hari. Lirik-lirik ini juga mulai membahas tema-tema yang lebih luas, seperti cinta, perantauan, dan isu-isu sosial. Lirik lagu-lagu karya Sexri Budiman ini juga menjadi media interaksi antara perantau, kampung halaman, dan orang yang ditinggalkan.