This Author published in this journals
All Journal Sosio Konsepsia
Risnandar, Risnandar
Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM BANTUAN SOSIAL NON TUNAI Risnandar, Risnandar; Broto, Aditya Wisnu
Sosio Konsepsia Vol 7, No 3 (2018): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v7i3.1422

Abstract

Studi lapangan ini bertujuan untuk menggali informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan penyaluran Program BantuanPangan Non Tunai (BPNT) melalui e-Warong. Adapun yang melatarbelakangi studi ini adalah keingintahuan terhadap tingkat kepuasan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program BPNT yang disalurkan melalui e-Warong, menentukan kesenjangan antara harapan KPM dengan kinerja Program BPNT untuk setiap atribut kepuasan, serta kendala yang dihadapi dalam proses pelaksanaan e-Warong. Penentuan responden dalam Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi menggunakan purposive sampling sebanyak 57 responden yang meliputi penerima manfaat, pengelola e-Warong dan Dinas Sosial di 7 Provinsi dan 12 Kota. Hasil analisis menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan yang terjadi antara kinerja yang dihasilkan dengan harapan yang seharusnya diperoleh penerima manfaat, seperti: 1) ketersediaan bahan pangan di e-Warong (X3= -0.37), 2) antrian pencairan bantuan pangan di e-Warong (X17= -0.32), 3) proses transaksi di e-Warong yang perlu diperhatikan kembali (X27= -0.30), 4) proses penyetokan, sarana dan prasarana e-Warong (X4= -0.24), serta 5) proses pendampingan pelaksanaan e-Warong yang perlu dilakukan secara kontinu (X28= -0.16). Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa secara umum program penyaluran BPNT melalui e-Warong sudah cukup progresif, efektif dan efisien serta sangat potensial dalam memberdayakan keluarga penerima manfaat secara berkelanjutan, namun masih ada hal-hal yang harus diperbaiki seperti: pemantapan proses bisnis secara komprehensif, pendampingan program secara intensif berkelanjutan, dan pembangunan jejaring kerja.