Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENINGKATKAN KETEPATAN WAKTU PENYAMPAIAN LAPORAN KEUANGAN (Studi Pada Perusahaan Sektor Infrastruktur, Utilitas & Transportasi yang Terdaftar di BEI Periode 2012-2016) Lulu Luqiana; Cahyaningsih; Djusnimar Zultilisna
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, struktur kepemilikan publik, dan opini audit terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor infrastruktur, utilitas & tranportasi yang terdaftar di BEI periode 2012 hingga 2016. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan diperoleh 36 perusahaan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan profitabilitas, ukuran perusahaan, struktur kepemilikan publik dan opini audit memiliki pengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Secara parsial, Profitabilitas dan struktur kepemilikan berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Ukuran dan opini berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan.
Pelatihan Sistem Pengendalian Internal Keuangan untuk Mendukung Pengelolaan Usaha Desa Wisata Berkelanjutan Cahyaningsih; Saraswati, Rr Sri; Pratomo, Dudi; Muhaemi, Enung
Jurnal Atma Inovasia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v6i1.12479

Abstract

Tenjolaya Village in Pasirjambu District, Bandung Regency, has great potential as a tourist village based on agro- and ecotourism. With an area of 65.68 km² and a population of 15,986, Tenjolaya has attractions such as natural mountain tourism, tea plantations, coffee plantations, waterfalls, and culinary specialties such as kalua jeruk. However, managing this potential still faces obstacles due to the lack of an integrated management ecosystem, particularly in terms of administration and finance. One of the main problems is the low understanding of internal control among administrators and business actors, including financial recording systems, profit sharing, and fair payroll. This community service activity aims to provide understanding and skills to Tenjolaya residents regarding the importance of internal control and a simple financial management system to support the sustainability of the tourist village. Through interactive lectures, focus group discussions (FGDs), and business management simulations (homestays and tourist ticket management), participants are trained to understand the principles of internal control, transaction recording, and a transparent payroll system. The results of the activity showed a significant increase in the level of internal control literacy of residents, which is expected to be the foundation for creating a healthy, accountable and competitive tourism village ecosystem.