Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Faktor-Faktor Pendorong Stunting Berdasarkan Indeks Khusus Penanganan Stunting: Studi Empiris di Sumatera Barat : Penelitian Fitra Ermila Basri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1392

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia, khususnya di Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indikator kesehatan, gizi, perumahan, dan perlindungan sosial terhadap prevalensi stunting di 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat. Keempat indikator tersebut diambil dari Indeks Khusus Penanganan Stunting yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi memenuhi semua asumsi klasik. Uji F menunjukkan bahwa secara simultan keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap prevalensi stunting (p < 0,05). Namun, berdasarkan uji t secara parsial, hanya variabel perumahan yang terbukti berpengaruh signifikan terhadap prevalensi stunting (p = 0,012), dengan arah hubungan negatif. Sementara itu, variabel kesehatan, gizi, dan perlindungan sosial tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,657 menunjukkan bahwa 65,7% variasi prevalensi stunting dapat dijelaskan oleh model. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perbaikan kondisi perumahan menjadi salah satu strategi penting dalam upaya percepatan penurunan stunting di daerah
Model Regresi Nonparametrik Spline Truncated Untuk Memprediksi Prevalensi Stunting di Sumatera Barat: Penelitian Romy Yunika Putra; Fitra Ermila Basri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4746

Abstract

Not all predictor variables can be approached with a parametric regression approach. This occurs because there is no information about the form of the relationship pattern between the response variable (Y) and the predictor variable (X). Therefore, a nonparamatric regression approach must be used to estimate the regression curve. Truncated Spline nonparametric regression has high flexibility and is able to handle changing data behavior in certain sub-intervals and tends to find its own data estimate wherever the data pattern moves. This study aims to model the prevalence of stunting in West Sumatra using truncated spline nonparametric regression. Model selection is carried out with 1 knot, 2 knots and 3 knots. The research results show that the best model is using 3 knot points, with a resulting GCV of 0.01 and a coefficient of determination (R2) of 99.99%.