Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Kesehatan Reproduksi pada Remaja di Pondok Pesantren Nurul Haramain: Pengabdian Evalina Fajriani; Nurilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v2i4.1526

Abstract

Masa remaja merupakan fase penting dalam perkembangan individu yang ditandai dengan berbagai perubahan biologis, psikologis, dan sosial, termasuk perubahan dalam sistem reproduksi. Pengetahuan yang benar dan menyeluruh tentang kesehatan reproduksi sangat dibutuhkan oleh remaja agar mampu menjaga kesehatannya secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman santri kelas 7 di Pondok Pesantren Nurul Haramain Putra terkait kesehatan reproduksi remaja melalui metode ceramah dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19 Februari 2024 dengan melibatkan 97 santri sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode ceramah dan diskusi efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta, yang dibuktikan dengan antusiasme tinggi, keterlibatan aktif dalam diskusi, serta hasil evaluasi lisan dan angket yang menunjukkan peningkatan pemahaman peserta. Kegiatan ini membuktikan bahwa penyuluhan kesehatan reproduksi yang disampaikan dengan pendekatan nilai-nilai keislaman dapat diterima dengan baik di lingkungan pesantren dan dapat menjadi strategi preventif dalam membentuk perilaku remaja yang sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pendidik internal pesantren.
Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Tentang Risiko 4T di Poskesdes Matua Wilayah Kerja Puskesmas Dompu Barat Fitria Yulastini; Evalina Fajriani
Inovasi Kesehatan Global Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Inovasi Kesehatan Global
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/ikg.v3i1.2876

Abstract

The maternal mortality rate (MMR) in Dompu Regency is still relatively high. Directly, this is caused by hypertension, COVID-19, etc., while indirectly, it is caused by reproductive status or four too (4T), namely too young, too old, too close together, and too many children. This research focuses on indirect causes that are often not overlooked, namely, to describe the knowledge and attitudes of pregnant women about 4T at the Matua Village Health Post in the Dompu Barat Health Center working area. This research is a quantitative research with a descriptive design. The population in this study were all pregnant women who had their pregnancies checked at the Matua Village Health Post in the Dompu Barat Health Center working area. Samples were taken using a total sampling technique from June to August 2023 with 40 people. Data collection techniques in this research were through interviews and filling out questionnaires. This research showed that the respondents' knowledge about 4T risks was mainly in the poor category. Namely, 18 respondents (46%), and the least was in the good and sufficient category, namely 11 respondents (27%) each. Respondents' attitudes about the risks of 4T mainly were in the harmful category, namely 31 respondents (78%). Meanwhile, nine respondents (22%) showed negative attitudes. Based on the research results, it was concluded that the knowledge of pregnant women at the Matua Health Post in the Dompu Barat Health Center working area was mostly in the poor category. Meanwhile, most mothers' attitudes are in the harmful category.