Hutahaean, Kearin Evelyn
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JURNAL DIVERSITA

Dukungan Sosial, Resiliensi, Dan Kepuasan Pernikahan: Studi Pada Pasangan Yang Memutuskan Untuk Childfree Di Indonesia Hutahaean, Kearin Evelyn; Huwae, Arthur
Jurnal Diversita Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v11i1.14957

Abstract

Di Indonesia, menjadi pasangan suami istri dan memutuskan untuk childfree bukanlah hal yang mudah karena menimbulkan masalah dan stigma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan resiliensi terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan yang memutuskan untuk chlidfree. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analisis regresi linier berganda. Sebanyak 1.201 pasangan yang memutuskan untuk childfree digunakan sebagai partisipan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari Multidimensional Scale of Perceived Social Support, The Connor-Davidson Resilience Scale, dan ENRICH Marital Satisfaction. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel dukungan sosial dan resiliensi terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan yang memutuskan untuk childfree (F=7863.76 dan sig. = 0.000). Kemudian, secara spesifik, dukungan sosial memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan yang memutuskan untuk childfree (t = 9.634 dan sig. = 0.000). Begitu juga dengan resiliensi yang berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pernikahan (t = 36.749 dan sig.= 0.000). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa ketika memilih untuk childfree, perlu adanya dukungan sosial yang seimbang dan diikuti dengan kemampuan resiliensi yang memadai. Hal ini dimaksudkan agar setiap pasangan tetap merasakan kepuasan terhadap pernikahan yang dijalani dalam kondisi childfree.