Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Physicochemical Characterization of Kefir Combination from Goat Milk and Almond Milk Hardiyanti, Rini; Taufik, Muhammad; Manalu, Alensia Estetika; Priskila, Elsa; Ginting, May Rifani Br; Arrazi, Zabdan Ahmad
Journal of Chemical Natural Resources Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Chemical Natural Resources (JCNaR)
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jcnar.v7i1.20472

Abstract

Kefir is a fermented milk that contains probiotic bacteria. It is made by adding kefir grain starter as a source of lactic acid bacteria. The combination of goat milk and almond milk, along with the addition of pineapple core extract, is an effort to enhance the nutritional value of probiotic kefir milk. The aim of this study is to determine the quality characteristics of the combined kefir made from almond milk and goat milk with varying milk ratios (30:70, 40:60, and 50:50%) and the effect of pineapple core extract on the combined kefir. The combination is expected to produce kefir with unique characetristics due to the nutritional differences between animal-based and plant-based milk. Quality characteristics include pH testing measured using a pH meter, viscosity testing using a Brookfield viscometer, titratable acidity (total acid) using an alkalimetric titration method, and protein content tested using the Kjeldahl method. The results obtained show that the combined kefir made from goat milk and almond milk with the addition of pineapple core extract affects the pH, viscosity, titratable acidity, and protein content. The optimal variation was obtained at a 40:60% ratio, with a pH of 3.7650 ± 0.0849, viscosity of 0.7410 ± 0.0283, titratable acidity (%) of 1.2043 ± 0.0636, and protein content of 1.3509% ± 0.0304.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dalam Menghadapi Gejala Perimenopause Pada Wanita Usia 40-45 Tahun Di RT 04 Daerah Aliran Sungai Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya Priskila, Elsa; Stefanicia, Stefanicia; Prastiwi, Ana Paramita
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.632

Abstract

Latar belakang: Masa perimenopause merupakan periode transisi alami yang dialami wanita menjelang berhentinya siklus menstruasi. Menurut data World Health Organization (WHO), lebih dari 70% wanita usia 40 tahun ke atas mengalami gejala perimenopause, dan sebagian besar di antaranya tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk menghadapinya secara adaptif. Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dalam menghadapi gejala perimenopause pada wanita usia 40-45 tahun di RT 04 Daerah Aliran Sungai Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasinya Adalah Seluruh Wanita usia 40-45 tahun di RT 04 di Daerah Aliran Sungai Kelurahan Pahandut dengan jumlah sampel 43 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Total Sampling, Analisis data yang digunakan adalah uji Chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan gejala perimenopause (p = 0,004 < 0,05) serta antara sikap dengan gejala perimenopause (p = 0,030 < 0,05), yang berarti semakin baik pengetahuan dan semakin positif sikap responden, maka semakin baik pula kesiapan dalam menghadapi gejala perimenopause. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dalam menghadapi gejala perimenopause pada wanita usia 40–45 tahun di RT 04 Daerah Aliran Sungai Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. Pengetahuan dan sikap yang lebih baik berperan dalam kesiapan wanita menghadapi gejala perimenopause secara adaptif.