Mutia Fadhilah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bunuh Diri Sebagai Penyimpangan Sosial Terhadap Norma Agama Mutia Fadhilah
SOSIOLOGIA : Jurnal Agama dan Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Sosiologia : Jurnal Agama dan Masyarakat
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sosiologia.v3i2.10275

Abstract

Fenomena bunuh diri di kalangan mahasiswa telah menjadi isu global yang memerlukan perhatian serius, terutama dari perspektif agama Islam. Artikel ini membahas bunuh diri pada mahasiswa sebagai bentuk penyimpangan terhadap norma agama Islam, yang secara tegas melarang tindakan tersebut. Dalam Islam, kehidupan dianggap sebagai amanah yang harus dijaga, dan bunuh diri dipandang sebagai pelanggaran serius terhadap ajaran agama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui studi literatur untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mendorong mahasiswa melakukan bunuh diri, dampak yang ditimbulkan, dan upaya pencegahan yang dapat dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti tekanan akademis, masalah pribadi, dan ekspektasi sosial dapat mempengaruhi kesehatan mental mahasiswa, yang dalam kasus ekstrim dapat mendorong tindakan bunuh diri. Dampak bunuh diri meliputi efek psikologis dan emosional yang mendalam pada keluarga dan teman, penurunan kinerja akademis, serta gangguan pada kesehatan mental dan fisik. Upaya pencegahan yang efektif meliputi pendidikan agama yang kuat, dukungan sosial dan komunitas, keterlibatan keluarga dan teman, serta program kesehatan mental yang terintegrasi. Pendekatan berbasis nilai-nilai Islam memiliki potensi besar dalam memberikan dukungan spiritual dan emosional yang diperlukan untuk mencegah bunuh diri di kalangan mahasiswa.