Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pusat Rehabilitasi Korban Kekerasan Seksual di Kota Semarang dengan Pendekatan Psikologi Pengguna Ang, Kana Indika Wibowo
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan statistik yang disajikan website Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Semarang pada periode 1 Januari sampai dengan 10 September 2024 jumlah kasus tindak kekerasan seksual sebanyak 54 kasus. Jumlah ini terus naik menjadi 64 kasus pada 9 Oktober 2024 dan 79 kasus pada 18 November 2024. Dari statistik tersebut dapat dilihat bahwa dalam kurun waktu 68 hari terjadi penambahan sebanyak 25 kasus tindak kekerasan seksual di Kota Semarang. Tindak kekerasan seksual dapat terjadi pada siapa saja di berbagai kalangan, tidak terpaku pada perempuan dewasa. Bahkan pelakunya dapat berasal dari mana saja, seperti pasangan, orang tua, teman, maupun orang yang tidak dikenal. Korban tindak kekerasan seksual sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekatnya, sehingga diharapkan korban tidak merasa sendiri dan tidak menyalahkan dirinya sendiri atas tindak kekerasan yang menimpanya. Selain dukungan dari orang-orang terdekatnya, dampak psikologis yang diterima oleh korban tindak kekerasan seksual dapat ditanggulangi melalui bantuan profesional, yaitu dengan melakukan konsultasi dan konseling dengan psikolog serta menerima layanan rehabilitasi. Pusat rehabilitasi dengan fasilitas shelter sangat dibutuhkan untuk membantu korban kekerasan seksual, khususnya yang memiliki trauma bertemu dengan pelaku maupun orang lain. Pendekatan berdasarkan kebutuhan pengguna juga sangat penting, agar desain yang dihasilkan dapat memenuhi ekspektasi korban serta meminimalisir terjadinya kesalahan desain.