Orbita Imagi Putri Agung, Brandi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Urban Wellness Retreat Berbasis Respon Emosi Di Kota Bandung Orbita Imagi Putri Agung, Brandi
Jurnal Poster Pirata Syandana PERIODE 160
Publisher : Architecture Department, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia selalu hidup dan berinteraksi dengan lingkungan fisik yang menjadi tempat berlangsungnya aktivitas sehari-hari. Lingkungan fisik, khususnya ruang-ruang binaan, tidak hanya berdampak pada perilaku namun juga kondisi emosional seseorang. Arsitektur sebagai bagian dari lingkungan fisik seharusnya mampu merespon kebutuhan emosional manusia, namun seringkali aspek ini kurang diprioritaskan dalam perancangan. Padahal, emosi memiliki kaitan erat dengan kondisi kesejahteraan atau wellbeing seseorang. Di Jawa Barat, prevalensi masalah kesehatan mental berada di tingkat tertinggi di Indonesia. Dalam hal ini, Kota Bandung sebagai salah satu kota dengan kepadatan penduduk tinggi dipilih sebagai studi kasus, untuk menghadapi tantangan dan menyediakan ruang yang mendukung kesejahteraan emosional dan mental di tengah perkotaan. Sebagai sebuah solusi, perancangan Urban Wellness Retreat di Kota Bandung hadir untuk menciptakan ruang yang merespon kebutuhan wellbeing, khususnya dalam aspek emosional manusia. Dengan pendekatan respon emosi dan tapak yang berlokasi di pusat Kota Bandung, retreat ini dirancang sebagai urban oasis untuk membantu pengunjung mengelola emosi intens seperti sedih, marah, takut, atau jijik, dan membimbing pengunjung menuju keseimbangan emosional melalui pengalaman multisensorial. Konsep neuroarchitecture diterapkan melalui elemen-elemen seperti bentuk, warna, pencahayaan, interior, ketinggian, proporsi, material, vegerasi, suara, dan aroma untuk menciptakan pengalaman ruang yang “merespon” emosi dan mampu membantu pengunjung memulihkan kesejahteraan emosional dan mental di tengah kepadatan lingkungan perkotaan.