KondisiĀ kecemasan siswa dikelas kususnya di kelas III dan V MIS Nurul Jadid ini teridentifikasi adanya kecemasan belajarpada pelajaran matematika yang ditandai dengan anak-anak itu ketika belajar merasa tegang, merasa was-was, merasa gugup, takut, tanganya gemetas dan sulit untuk konsentrasi siswa merasa bosan dan mengantuk didalam kelas saat pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mendeskripsikan kondisi kecemasan belajar matematika siswa kelas III Dan V di MIS Nurul Jadid Desa Rambutan Masam Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batanghari.2). Mendeskripsikan faktor yang menyebabkan kecemasan belajar siswa dalam pembelajaran matematika. 3). Mendeskripsikan upaya yang dilakukan guru untuk mengurangi kecemasan siswa belajar dalam pembelajaran matematika. Penelitan ini menggunakan penelitian kualitatif fenomenologi yang mana penelitian ini melihat secara langsung fenomena atau kejadian yang terjadi disuatu tempat. Penelitan ini dilakukan di MIS Nurul Jadid Desa Rambutan Masam. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun sumber data dalam penelitian ini langsung diperoleh dari siswa kelas III dan V, guru kelas III dan V, kepala Madasah dan orang tua siswa kelas III dan V MIS Nurul Jadid Desa Rambutan Masam Dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitan yaitu kondisi kecemasan belajar matematika siswa kelas III dan V berada pada kondisi kecemasan Realistis, kecemasan neurotik dan kecemasan moral. Faktor yang mempengaruhi kecemasan belajar siswa dalam pembelajaran matematika adalah faktor kepribadian, faktor intelektual, dan faktor eksternal. Sedangkan upaya guru untuk mengurangi kecemasan belajar siswa dalam pembelajaran matematika yaitu guru harus menciptakan suasanan kelas yang kondusif, memberikan motivasi, serta menanamkan kesan positif pada diri siswa.Kata Kunci: Kecemasan Belajar, Pembelajaran Matematika, Madrasah Ibtidaiyah