SARI, ETRIKA PURNAMA
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN THERAPI DZIKIR, ASMAUL HUSNA DAN TERAPI BENSON TERHADAP NYERI PADA PASIEN POST OP BPH DI RSUD SITI AISYAH KOTA LUBUKLINGGAU SARI, ETRIKA PURNAMA; KHOIRINI, FATIMAH
Journal of Nursing and Public Health Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v13i1.8474

Abstract

Pendahuluan: Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) merupakan pembesaran jinak prostat pada pria dewasa. pembedahan direkomendasikan pada pasien bph yang tidak menunjukkan perbaikan setelah terapi medikamentosa. selama operasi, jaringan prostat mengalami luka insisi. proses ini dapat memicu respons inflamasi yang menyebabkan nyeri di area tersebut implementasi yang dapat mengurangi nyeri dengan menerapkan therapi dzikir,asmaul husna dan terapi benson. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penerapan tindakan therapi dzikir, asmaul husna dan terapi benson pada pasien post op bph dengan nyeri akut. Metode: jenis penelitian ini adalah studi kasus menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan dan penelitian melakukan asuhan keperawatan pada 2 responden dilakukan pengukuran nyeri sebelum dan setelah implementasi yaitu menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil dan Pembahasan: setelah dilakukan intervensi keperawatan selama 3 hari pada kedua responden yaitu manajemen nyeri dengan pemberian terapi Relaksasi Benson, terapi dzikir dan terapi mendengarkan Asmaul Husna, terdapat penurunan skala nyeri yang signifikan yang menunjukkan perbaikan dan penurunan nyeri, pada responden 1 hari pertama post op mengalami nyeri dengan skala 6 setelah diberikan intervensi keperawatan selama 3 hari turun menjadi skala nyeri 2 dan pada responden 2 hari pertama post op mengalami nyeri dengan skala nyeri 6 setelah diberikan intervensi keperawatan selama 3 hari turun menjadi skala 1. Kesimpulan: implementasi therapi dzikir,asmaul husna dan terapi benson efektif untuk mengatasi nyeri pasien post op bph dengan nyeri akut. Berdasarkan hasil pengkajian kedua responden menunjukkan adanya perubahan pada verbalisasi rasa nyeri dimana keluhan nyeri menurun, ekspresi meringis menurun, gelisah menurun, kesulitan tidur menurun, tanda-tanda vital membaik.