Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN MENGGUNAKAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR (Bottom Gillnet) DI DESA NAMBANGAN, SURABAYA Ari, Widyo Agus Ari Isprandono
FISHERIES Jurnal Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 6 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/fisheries.v6i1.82

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau sekitar 17.491 pulau dan dibuktikan bahwa semua provinsi di Indonesia memiliki kawasan pantai. Perairan di Indonesia memiliki potensi besar terhadap kekayaan alam dengan tingkat keragaman hayati yang tinggi. Penggunaan alat tangkap ikan yang menggunakan jaring insang dasar perlu untuk diterapkan pada saat proses penangkapan ikan di desa Nambangan, Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei deskriptif. Data primer hasil tangkapan meliputi jumlah organisme laut yang tetangkap, panjang, berat, lebar, dan kualitas air meliputi suhu, pH, salinitas dan kecepatan arus. Data sekunder meliputi data alat tangkap ikan, data kapal, hasil tangkapan, dan data penelitian terdahulu. Kesimpulan dari hasil penelitian tentang komposisi hasil tangkapan jaring insang dasar (bottom gillnet) di Desa Nambangan, Surabaya terdiri atas 9 jenis ikan yaitu nilai komposisi hasil tangkapan jaring insang dasar (bottom gillnet) meliputi rajungan dengan jumlah rata-rata 34 ekor, ikan gulamah dengan jumlah 12 ekor, ikan kating dengan jumlah 2 ekor, ikan sebalah dengan jumla 2 ekor, ikan dorang dengan jumlah 1 ekor, ikan pari dengan jumlah 2,5 ekor, ikan baji-baji dengan jumlah 1 ekor, ikan kuro dengan jumlah 1 ekor, dan kepiting dengan jumlah 1 ekor. Hasil dari tangkapan jaring insang dasar yang paling dominan adalah rajungan.