Angraeni, Sinta Ayu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAYA KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DAN ANAK REMAJA: (Studi Kasus di Kompleks Perumahan TNI AU Lanud El Tari Kupang) Angraeni, Sinta Ayu; Silvania S.E. Mandaru; Abner P.R. Sanga
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 5 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v5i1.479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya komunikasi antara orang tua dan anak remaja di Kompleks TNI AU Lanud El Tari Kupang serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang mempengaruhi komunikasi tersebut. Studi ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa gaya komunikasi yang diterapkan dalam keluarga di Kompleks TNI AU Lanud El Tari meliputi gaya komunikasi agresif, asertif/tegas, serta pasif. Gaya komunikasi agresif sering muncul akibat pengaruh struktur dan karakter militer, sementara gaya komunikasi asertif menunjukkan interaksi yang baik dan saling menghargai antara orang tua dan anak. Di sisi lain, gaya komunikasi pasif lebih dominan pada anak remaja yang cenderung mendengarkan dan mengikuti tanpa banyak berkomentar. Hambatan komunikasi utama yang diidentifikasi mencakup perbedaan zaman yang menciptakan miskomunikasi, ketidakpahaman, serta penggunaan campuran bahasa dalam komunikasi. Selain itu, ketidakstabilan keluarga akibat tuntutan dinas militer turut mempengaruhi dinamika komunikasi keluarga. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa gaya komunikasi antara orang tua dan anak remaja di lingkungan militer tidaklah seragam. Meskipun ada kecenderungan untuk menerapkan gaya komunikasi agresif dan asertif, terdapat juga keluarga yang menerapkan gaya komunikasi yang lebih santai dan terbuka. Hambatan-hambatan yang muncul sering kali terkait dengan dinamika kehidupan militer yang mempengaruhi interaksi sehari-hari. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman dan penyesuaian terhadap gaya komunikasi sangat penting untuk meningkatkan kualitas hubungan antara orang tua dan anak remaja di Kompleks TNI AU Lanud El Tari Kupang.