Prawirawati, Ratih
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN SERTA DOSEN DAN MAHASISWA MEMBANGUN KOLABORASI AKADEMIK MELALUI ACARA PROGRAM RISET UNGGULAN PERGURUAN TINGGI Prawirawati, Ratih
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i1.4968

Abstract

The Featured Research Presentation Program for Higher Education Institutions in Southwest Papua is a strategic initiative aimed at strengthening the implementation of the three pillars of higher education, particularly community engagement through research-based approaches. This article aims to describe the participation of lecturers and students in the program and analyze its impact on community development and academic capacity building. Using a descriptive-qualitative approach, data were collected through participatory observation, documentation, and informal interviews. The findings show that the program successfully featured more than 25 research presentations covering various fields, including appropriate technology, education, public health, and local resource development. Students actively participated as moderators, note-takers, and documentation teams, gaining both academic and practical experience. The forum strengthened inter-institutional academic networks and fostered a collaborative culture that responds to local needs. Presentations from national academic figures enriched participants’ understanding of research as a tool for social transformation, especially in underdeveloped, frontier, and outermost (3T) regions. The forum also produced strategic recommendations for sustainable regional research development. In conclusion, the program serves as an effective model of academic synergy, enhancing the relevance and impact of research on society and empowering students as agents of change through knowledge-based contributions. ABSTRAKProgram Paparan Riset Unggulan Perguruan Tinggi di Papua Barat Daya merupakan inisiatif strategis dalam mendukung penguatan tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat berbasis riset. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan partisipasi dosen dan mahasiswa dalam kegiatan tersebut serta menganalisis dampaknya terhadap pembangunan masyarakat dan pengembangan kapasitas akademik. Menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil menjaring lebih dari 25 hasil penelitian yang mencakup berbagai bidang, seperti teknologi tepat guna, pendidikan, dan kesehatan masyarakat, serta melibatkan aktif mahasiswa dalam peran strategis. Forum ini tidak hanya memperkuat jejaring akademik lintas institusi, tetapi juga membangun budaya kolaboratif yang responsif terhadap kebutuhan lokal. Paparan tokoh akademik nasional memperkaya perspektif peserta mengenai pentingnya riset sebagai instrumen perubahan sosial, terutama di wilayah 3T. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan rekomendasi strategis untuk penguatan riset berkelanjutan di tingkat regional. Dapat disimpulkan bahwa Program Paparan Riset Unggulan mampu menjadi model sinergi akademik yang efektif dalam meningkatkan relevansi dan dampak riset terhadap masyarakat, serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan berbasis ilmu pengetahuan.
PENGGUNAAN METODE FAST TRACK UNTUK PERCEPATAN TERHADAP KETERLAMBATAN PROYEK JEMBATAN Prawirawati, Ratih
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v5i2.4947

Abstract

Project delays are among the most common challenges encountered during project implementation. Numerous factors contribute to these delays, including technical constraints, weather conditions, design changes, administrative issues, and poor coordination among project teams. To address such delays, it is essential to apply an appropriate method. One method that can help mitigate delays is the Fast Track approach. Although it cannot restore the schedule to match the original contract timeline, Fast Track can effectively reduce project delays. This method accelerates activities by advancing the execution dates of critical path items that are causing delays, without reducing their individual durations. This is possible provided that the advanced tasks can be executed simultaneously and do not interfere with other tasks, which requires a clear understanding of predecessor and successor activities.This study aims to analyze the effectiveness of the Fast Track method in expediting the completion of delayed projects. The research employs a descriptive analytical method. The results show that Fast Track can significantly reduce the duration of delayed projects, assuming adequate readiness and planning. However, the method also carries the risk of rework, which must be minimized through effective project management. Therefore, Fast Track is a potentially effective acceleration solution when applied consistently and in a controlled manner, especially in projects facing high time pressure. ABSTRAKKeterlambatan proyek merupakan suatu kendala yang paling sering dihadapi dalam pelaksanaan proyek. Banyak faktor yang mempengaruhi keterlambatan proyek, antara lain kendala teknis, cuaca, perubahan desain, masalah administratif, maupun koordinasi antar tim proyek yang tidak berjalan dengan baik, sehingga untuk mengatasi keterlambatan tersebut, diperlukanlah suatu cara atau metode yang tepat. Fast Track merupakan salah satu dari sekian metode yang bisa mengatasi keterlambatan tersebut tetapi tidak dapat mengembalikan waktu seperti rencana awal kontrak kerja, tetapi mampu untuk mengatasi keterlambatan proyek. Metode Fast Track bekerja terhadap percepatan aktivitas dengan cara memajukan tanggal pelaksanaan pada item pekerjaan lintasan kritis yang menyebabkan keterlambatan proyek dengan tidak mengurangi durasi item pekerjaan proyek yang dimajukan, dengan catatan item pekerjaan tersebut dapat dikerjakan secara bersamaan dan tidak mengganggu item pekerjaan yang lain dengan mengetahui aktivitas Predecessor dan aktivitas Successor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan metode Fast Track dalam upaya mempercepat penyelesaian proyek yang mengalami keterlambatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fast Track dapat secara signifikan mengurangi durasi proyek yang terlambat, dengan catatan adanya kesiapan yang memadai. Metode ini juga mengandung risiko pekerjaan ulang (rework) yang harus diminimalisasi melalui manajemen proyek yang baik. Dengan demikian, Fast Track merupakan solusi percepatan yang potensial apabila diterapkan secara tetap dan terkontrol, terutama untuk proyek dengan tekanan waktu tinggi.