Pengendalian internal yang efektif menjadi krusial bagi PTN sebagai entitas pengelola anggaran negara untuk memastikan laporan keuangan yang andal, akuntabel, dan sesuai regulasi, sekaligus meminimalkan risiko salah saji material dan fraud. Penelitian ini bertujuan memetakan literatur mengenai efektivitas pengendalian internal atas pelaporan keuangan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia dengan pendekatan scoping review.. Data dikumpulkan melalui penelusuran artikel pada database nasional dan internasional (SINTA, Garuda, Google Scholar, dan lainnya) dengan fokus pada studi periode 2017–2024 yang membahas Sistem Pengendalian Internal (SPI), Pengendalian Intern atas Pelaporan Keuangan (PIPK), Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), fraud, serta Good University Governance (GUG). Sebanyak 15 artikel berbahasa Indonesia terindeks SINTA dianalisis secara tematik dan divisualisasikan dengan VOSviewer. Hasil kajian menunjukkan bahwa efektivitas pengendalian internal di PTN terutama dibangun melalui sembilan dimensi utama: lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, pemantauan, pengendalian berbasis TI, tata kelola keuangan dan GUG, pencegahan dan deteksi fraud, serta komitmen dan kapasitas SDM. Faktor keberhasilan pengendalian internal mencakup struktur organisasi yang jelas, budaya etika, integrasi sistem informasi, dan peran aktif SPI/audit internal, sementara kegagalan banyak dipicu oleh lemahnya SOP, kompetensi SDM, pengendalian TI, serta kepatuhan regulasi. Scoping review ini juga mengidentifikasi adanya kesenjangan penelitian terkait pemetaan komprehensif dimensi–indikator efektivitas SPI, pengendalian internal berbasis TI terintegrasi, serta studi longitudinal dampak PIPK terhadap kualitas pelaporan keuangan PTN.