Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan kecemasan dengan sindrom dispepsia fungsional pada mahasiswa kedokteran Zabrina, Cantika Salma; Ong, Hardianto Setiawan
Tarumanagara Medical Journal Vol. 7 No. 1 (2025): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v7i1.31045

Abstract

Dispepsia merupakan kumpulan gejala yang meliputi nyeri atau rasa tidak nyaman di epigastrium, mual, muntah, kembung, cepat kenyang, serta perut terasa penuh. Berbagai tekanan psikologis dapat berkaitan dengan dispepsia fungsional, contohnya kecemasan. Kecemasan didefinisikan suatu kondisi emosi menimbulkan rasa tidak nyaman, ditandai perasaan khawatir, gelisah, serta ketakutan. Kecemasan dapat dialami mahasiswa kedokteran, karena menjalani sistem pembelajaran yang padat dan banyak ujian. Kecemasan memengaruhi fungsi saluran cerna dengan mengubah sekresi dari asam lambung, motilitas lambung, vaskularisasi mukosa lambung, dan menurunkan ambang rangsang nyeri. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dengan kejadian dispepsia fungsional pada mahasiswa kdokteran.  Studi analitik ini dilakukan dari bulan Januari-Maret 2024 terhadap 87 responden yang diambil menggunakan teknik random sampling pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2021. Kuesioner GAD-7 (General Anxiety Disorder-7) untuk menilai kecemasan dan Kriteria Roma III untuk menilai keluhan dispepsia. Studi ini didapatkan 75 (86%) responden yang mengalami sindrom dispepsia fungsional dan 44 (51%) responden yang mengalami kecemasan tingkat tinggi. Hasil studi menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna antara kecemasan dengan kejadian dispepsia fungsional (p > 0.05) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2021.
GAMBARAN PERILAKU KESEHATAN MASYARAKAT TERHADAP PANDEMI COVID-19 DI KOTA SAWAHLUNTO Lanwiharta, Dinda; Ong, Hardianto Setiawan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22708

Abstract

Penyebaran pandemi COVID-19 telah menimbulkan kekhawatiran di seluruh lapisan masyarakat. Berbagai upaya yang dapat dilakukan, termasuk perilaku kesehatan yang bisa diterapkan melalui pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap pencegahan COVID-19. Perilaku kesehatan adalah suatu respon seseorang untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan atau segala tindakan yang dilakukan secara sukarela oleh seseorang yang bermaksud untuk menjaga kesehatan atau mencegah penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran perilaku kesehatan masyarakat terhadap dampak pandemi COVID-19 di Kota Sawahlunto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif cross-sectional, dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Penelitian ini melibatkan 100 responden yang merupakan masyarakat Kota Sawahlunto. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku kesehatan masyarakat terhadap pandemi COVID-19 di Kota Sawahlunto sebagai berikut pengetahuan berada pada tingkat kategori baik dengan jumlah (100%) dan sikap berada pada tingkat kategori baik dengan jumlah (86%). Sehingga dapat disimpulkan bahwa perilaku masyarakat terhadap pandemi COVID-19  di Kota Sawahlunto berada pada kategori baik.