The teaching profession has a central role in educational management, especially in implementing the Independent Learning Curriculum which demands a change in the learning paradigm. This study aims to provide an overview of the role of driving teachers in creating enjoyable learning, by utilizing existing technology. This is expected to encourage students to improve their academic achievement. The method used is descriptive qualitative, with data collection techniques through literature studies, journals, and interviews with teachers at schools. The results of the study show that driving teachers have an important role as professional, creative, and innovative agents of change. They are not only able to manage classes effectively and build positive relationships with students, but also show high enthusiasm in accompanying the learning process. The implications of these findings indicate that the success of the implementation of the Independent Curriculum is highly dependent on the readiness and competence of teachers as drivers of educational transformation in schools.ABSTRAKProfesi guru memiliki peran sentral dalam manajemen pendidikan, khususnya dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar yang menuntut adanya perubahan paradigma pembelajaran. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran tentang peran guru penggerak dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Hal ini diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk meningkatkan prestasi akademiknya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, jurnal, serta wawancara dengan guru-guru di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru penggerak memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang profesional, kreatif, dan inovatif. Mereka tidak hanya mampu mengelola kelas secara efektif dan membangun hubungan yang positif dengan siswa, tetapi juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam mendampingi proses pembelajaran. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kesiapan dan kompetensi guru sebagai penggerak transformasi pendidikan di sekolah.