Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Prestasi Akademik Melalui Penguatan Motivasi Diri Dan Kecerdasan Emosional Boniran; Suparman; Enjellica, Vela
TADBIR MUWAHHID Vol. 9 No. 1 (2025): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jtm.v9i1.18211

Abstract

Prestasi belajar pada peserta didik merupakan hal yang penting dalam dunia pendidikan. Prestasi akademik memainkan peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Prestasi ini mencerminkan pencapaian siswa atau individu dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman dalam bidang studi tertentu.  Penelitian ini adalah motivasi diri dan kecerdasan emosional terhadap prestasi akademik peserta didik SD Ariya Metta Tangerang, permasalahan dalam penelitian ini  masih terdapat beberapa peserta didik yang memiliki nilai raport belum sesuai dengan standar sekolah. Hal ini dibuktikan dengan hasil observasi dan wawancara peneliti dilapangan dan ditemukan masalah serta dapat dilihat berdasarkan nilai raport peserta didik. Selain itu peneliti merasakan kurangnya rasa motivasi dan ketrampilan berinterkasi antar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Motivasi Diri dan Kecerdasan Emosional Terhadap Prestasi Akademik Peserta Didik SD Ariya Metta Tangerang. Dengan jumlah populasi sebanyak 105. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Motivasi Diri dan Kecerdasan Emosional Terhadap Prestasi Akademik Peserta Didik. Berdasarkan nilai Adjusted R Square (koefisien determinasi) sebesar 42,4%. Hal ini membuktikan bahwa Prestasi Akademik dipengaruhi oleh Variabel Motivasi Diri dan Kecerdasan Emosional sebesar 42,2% dan sisanya 57,6% Prestasi Akademik dipengaruhi oleh varibel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Radikalisme Dalam Persepektif Kalama Sutta Boniran
Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama (Dharma Edukasi) Vol. 1 No. 1 (2025): Dharma Edukasi - Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Maha Prajna Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66791/dharmaed.v1i1.2503

Abstract

Radikalisme adalah tindakan yang sangat merugikan banyak pihak serta membuat resah bagi masyarakat luas dan menjadi musuh umat manusia khusususnya radikalisme yang terjadi di Indonesia. Meskipun akar radikalisme telah muncul sejak lama, namun belakangan ini muncul banyak peristiwa yang membuat negara menjadi tidak aman seperti tindakan kekerasan yang mengatasnamakan agama demi kepentingan golongan sendiri. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dimana peneliti mengkaji dan menelaah keperpustakaan.  Hasil penelitian yang didapat adalah dalam agama Buddha radikalisme bisa diatasi dengan memahami kalama sutta, sebab dalam kalama sutta membahas tentang mengingatkan agar tidak selalu mempercayai dirinya, tidak mempercayai kitab suci yang ada, tidak mempercayai guru agamanya tanpa melalui analisa dan observasi mendalam terhadap apa yang diajarkannya. Dalam pandangan masyarakat, radikalisme muncul dari ketidak sependapat terhadap kebijakan politik dan juga terhadap ketidaksukaan dengan pemerintah terutama yang merugikan agamanya tersebut. Dalam pandangan agama Buddha radikalisme bisa saja terjadi dikarenakan seseorang yang sering melaksanakan ibadah di vihara maupun dimana saja, hafal kitab suci luar dalam, mampu melaksanakan meditasi dengan sungguh-sungguh tapi bila tidak mampu menyelami makna agamanya dengan baik, tetapi tidak mampu menerapkan apa yang dipelajarinya di dalam perilaku kehidupan sehari-hari, maka orang-orang seperti ini hanya menguasi kulit, bukan isinya, sehingga muncul ego merasa paling benar dan paling hebat yang menyebabkan keresahan di dalam masyarakat. Kata kunci : Radikalisme, Kalama Sutta
Pemahaman Tentang Kematian Dalam Bhayabherava Sutta Dan Vatthupama Sutta Boniran; Priono, Joko
Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama (Dharma Edukasi) Vol. 2 No. 1 (2026): Dharma Edukasi - Jurnal Pendidikan, Sains, Sosial dan Agama
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Maha Prajna Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66791/dharmaed.v2i1.2603

Abstract

Kematian adalah satu fenomena yang tidak bisa diubah dan dihentikan oleh manusia, bisa disebut juga abadi, yang mana manusia harus melewati periode ini. Kematian adalah jalan perpisahan yang terjadi untuk meninggalkan orang tercinta dan meninggalkan rasa sakit yang sangat dalam serta ketakutan terhadap orang yang ditinggalkan. Dalam Buddhisme sendiri, segala sesuatu tidak ada yang kekal, termasuk umur itu sendiri. Kelahiran dan kematian adalah proses kehidupan yang akan dilalui oleh semua makhluk hidup yang ada, di mana ada kelahiran pasti ada kematian, semuanya tergantung karma mereka sendiri. Sehingga, mereka bisa terlahir di alam yang sesuai dengan perbuatan mereka. Konsep kematian terdapat pada Salla Sutta yang menjelaskan bahwa ketidakpastian dan penderitaan hidup akan diakhiri oleh kematian, dan Maranassati Sutta mengajarkan tentang melatih kesadaran akan kematian agar dapat mengakhiri noda batin dan ketakutan terhadap kematian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, yaitu studi kepustakaan yang bersumber dari buku dan jurnal. Hasil dari kajian ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya yang terlibat dalam bidang pendidikan agama dan keagamaan Buddha, yang dikembangkan sebagai bahan edukasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Buddha secara teoretis maupun praktis.   Kata Kunci : Kematian dalam bhayabherava sutta dan vatthupama sutta