Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kelayakan Ushatani Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.) Di Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro winarti, cendy riskia indah agustin
Oryza : Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan Vol. 7 No. 1 (2022): Oryza: Jurnal Agribisnis dan Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/oryza.v7i1.984

Abstract

Kelayakan usahatani merupakan suatu penilaian atau analisis untuk mengetahui apakah suatu kegiatan usahatani layak secara ekonomi atau tidak. Penelitian ini dilakukan di Desa Kedungsumber yang merupakan salah satu sentra produksi cabai rawit di Kabupaten Bojonegoro. Sebagian petani masih belum mengetahui apakah usahatani cabai rawit yang dijalaninya layak atau tidak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan usahatani cabai rawit dan kelayakan usahatani cabai rawit. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2024 dengan sampel sebanyak 55 orang petani cabai rawit yang diambil secara sengaja dari ketua kelompok tani di Desa Kedungsumber. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan, analisis penerimaan dan analisis kelayakan dengan melakukan wawancara langsung kepada responden untuk memperoleh data di lapangan. Hasil produksi per musim panen yang dihasilkan oleh 55 orang petani cabai rawit di Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro adalah 17.400 kg/musim panen dengan rata-rata 1.966 kg/musim panen dan harga jual per kg sebesar Rp. 18.000,-/kg. Total biaya yang dikeluarkan per musim panen dengan rata-rata Rp. 22.240.149,-/musim panen. Penerimaan yang diterima dengan rata-rata Rp. 35.388.000,-/musim panen. Dan pendapatan yang diterima dengan rata-rata Rp. 13.147.851,-/musim panen. Hasil analisis kelayakan usahatani cabai rawit di Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro adalah layak dengan melihat nilai R/C ratio sebesar 1,59. Hal ini menunjukkan bahwa setiap pengeluaran sebesar Rp. 1 akan memberikan penerimaan sebesar Rp. 1,59.