Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Konsep Negara dalam Pemikiran KH. Afifuddin Muhajir: Analisis Teks Fiqih Klasik dan Relvansinya di Era Kontemporer Rasyadi, Ach. Faidi; Qomariyah, Nurul
Tafáqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman Vol. 13 No. 1 (2025): Juni
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM BANI FATTAH (IAIBAFA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/tafaqquh.v13i1.3601

Abstract

Artikel ini akan mengkaji transformasi konsep Negara dalam Pemikiran KH. Afifuddin Muhajir dan Relevansinya di Era Kontemporer. Kiai afif sebagai ulama’ kontemporer yang memiliki kemampuan mendalam untuk mengkontekstualisasikan teks islam berupa ajaran fiqih klasik memiliki pemikiran dalam pengelolaan tata Negara dalam pandangan fiqih. Fokus utama penelitian ini diantaranya (1) konsep Negara dalam pemikiran KH. Afifuddin Muhajir; (2) transformasi Negara yang ditawarkan oleh Kiai Afif dengan mengkorelasikan teks fiqih klasik, (3) implikaasi dari pemikiran KH. Afifuddin Muhajir terhadap pembangunan Negara yang berlandasan nilai-nilai syariah dan menghormati keberagaman. Melalui penelitian studi pustaka dengan pendekatan kualitaif deskriptif, penelitian ini dapat mengungkap bahwa konsep Negara dalam pemikiran KH. Afifuddin Muhajir yakni menawarkan pendekatan inkluasif dengan menekankan nilai-nilai keadilan. Maslahat dan persatuan ummat. Agama dan Negara harus terjalin dialogisasi sehingga tercipta yurespudensi islam atau maqasid Syariah. Istilah Negara Pancasila dan Islam Nusantara menjadi alasan kuat hubungan agama dan Negara dalam membangung peradaban. Dalam bukunya yang berjudul Fiqih tata Negara, KH. Afifuddin Muhajir memberikan konsep fiqih sebagai landasan transformasi Negara dengan berdasar pada nilai-nilai syariah diantaranya maslahah – mursalah, At Tadarruj di at-tasyri’, Darul Mafasid ‘ala jalbil masalih, al-‘adl asasul hukm. Pemikiran Kiai Afif tidak hanya relevan untuk memperkuat landasan Negara Indonesia berbasis pada syariah dan nilai-nilai islam, tetapi juga dapat berkontribusi pada harmoni social dalam konteks masyarakat plural. Dengan demikian, pemikiran KH. Afifuddin Muhajir memiliki potensi besar dalam menjawab tantang kontemporer terkait dengan pendekatan persoalan agama dan Negara.