Saridewi, Bainah Saridewi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Ember Cat Bekas untuk Hidroponik Sederhana Guna Pengembangan Kerterampilan Masyarakat di Desa Bumi Rahayu Kecamatan Bumi Ratu Nuban Saridewi, Bainah Saridewi; Nurham, Sukma Maharani; Sonhaji, Muhammat; Al Ghiffary, Daris Akmal Syafiq; Prameswari, Nazma; Aziizah, Nur Ishmah; Risadi, Fanny; Panggabean, Jonathan Farrel
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 1, Maret 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i1.10478

Abstract

Pemanfaatan limbah ember cat bekas untuk hidroponik sederhana memberi solusi bagi masyarakat Desa Bumi Rahayu dalam menghadapi keterbatasan lahan pertanian dan mengembangkan keterampilan berbasis pemanfaatan barang bekas. Kegiatan ini melibatkan sosialisasi dan praktik langsung bersama 12 ibu rumah tangga, memakai bahan sederhana seperti ember cat bekas, arang sekam, nutrisi AB mix, dan bibit kangkung. Kegiatan pretest dilakukan untuk mengukur sejauh mana pemahaman warga mengenai hidroponik sebelum pelatihan dan mendapatkan hasil pretest yaitu hanya 8% peserta yang mengetahui tentang hidroponik. Setelah pelatihan, dilakukan kegiatan postest untuk mengetahui seberapa banyak yang sudah paham mengenai hidroponik dan mendapatkan hasil postest sebesar 92% peserta telah mengetahui dan paham mengenai hidroponik. Hal ini menunjukkan program pengabdian ini efektif sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga di Desa Bumi Rahayu, serta berpotensi untuk dikembangkan lebih luas di desa-desa lainnya. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa metode hidroponik ini efektif untuk pertumbuhan tanaman di lahan sempit, dengan tingkat keberhasilan tinggi pada tanaman kangkung. Sistem ini diharapkan dapat berkontribusi pada ketahanan pangan rumah tangga serta pemberdayaan masyarakat. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa peserta pelatihan sudah dapat memahami dan mempraktikan hidroponik sederhana ini.
Pemanfaatan Ember Cat Bekas untuk Hidroponik Sederhana Guna Pengembangan Kerterampilan Masyarakat di Desa Bumi Rahayu Kecamatan Bumi Ratu Nuban Saridewi, Bainah Saridewi; Nurham, Sukma Maharani; Sonhaji, Muhammat; Al Ghiffary, Daris Akmal Syafiq; Prameswari, Nazma; Aziizah, Nur Ishmah; Risadi, Fanny; Panggabean, Jonathan Farrel
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 1, Maret 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i1.10478

Abstract

Pemanfaatan limbah ember cat bekas untuk hidroponik sederhana memberi solusi bagi masyarakat Desa Bumi Rahayu dalam menghadapi keterbatasan lahan pertanian dan mengembangkan keterampilan berbasis pemanfaatan barang bekas. Kegiatan ini melibatkan sosialisasi dan praktik langsung bersama 12 ibu rumah tangga, memakai bahan sederhana seperti ember cat bekas, arang sekam, nutrisi AB mix, dan bibit kangkung. Kegiatan pretest dilakukan untuk mengukur sejauh mana pemahaman warga mengenai hidroponik sebelum pelatihan dan mendapatkan hasil pretest yaitu hanya 8% peserta yang mengetahui tentang hidroponik. Setelah pelatihan, dilakukan kegiatan postest untuk mengetahui seberapa banyak yang sudah paham mengenai hidroponik dan mendapatkan hasil postest sebesar 92% peserta telah mengetahui dan paham mengenai hidroponik. Hal ini menunjukkan program pengabdian ini efektif sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga di Desa Bumi Rahayu, serta berpotensi untuk dikembangkan lebih luas di desa-desa lainnya. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa metode hidroponik ini efektif untuk pertumbuhan tanaman di lahan sempit, dengan tingkat keberhasilan tinggi pada tanaman kangkung. Sistem ini diharapkan dapat berkontribusi pada ketahanan pangan rumah tangga serta pemberdayaan masyarakat. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa peserta pelatihan sudah dapat memahami dan mempraktikan hidroponik sederhana ini.
Peningkatan Keterampilan Dan Transformasi Pertanian Melalui Edukasi Teknologi Arduino: Studi Kasus Petani Kampung Bulu Sari Saridewi, Bainah Saridewi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 4 No 2, September
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v4i2.10482

Abstract

Pengabdian ini fokus pada penerapan teknologi irigasi otomatis berbasis Arduino untuk meningkatkan keterampilan petani di Kampung Bulu Sari, Lampung Tengah melalui penerapan teknologi irigasi otomatis berbasis Arduino. Masalah utama yang dihadapi petani adalah kurangnya air irigasi selama musim kemarau, yang mengakibatkan penurunan hasil pertanian. Oleh karena itu, Teknologi irigasi otomatis yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi udara dan hasil tanaman. Metode dalam kegiatan pengabdian ini melibatkan penyuluhan yang mencakup materi pemaparan, diskusi, dan simulasi penerapan teknologi. Sebelum dan sesudah pelatihan dilakukan pre-test dan post-test untuk meningkatkan peningkatan pengetahuan peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan terhadap teknologi irigasi otomatis. Persentase pemahaman peserta yang masuk kategori tahu (95%), sangat tahu (43%), kurang tahu (43%), dan tidak tahu (10%). Hasil ini diperoleh melalui post-test setelah mengikuti pelatihan. Dengan adanya pelatihan ini, petani diharapkan dapat lebih mandiri dalam mengelola irigasi secara efisien, sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian mereka. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa teknologi modern, seperti irigasi otomatis berbasis Arduino, memiliki potensi besar untuk mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan, terutama dalam pengelolaan sumber daya udara yang lebih efisien.