Nisa, Ulfatul Khoirun
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FIKIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK SEWA-MENYEWA ULAR DI DESA KALIKAJAR, PURBALINGGA Nisa, Ulfatul Khoirun
LAN TABUR : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lantabur.2024.5.2.181-194

Abstract

Ijarah is the act of selling benefits that is done by one person to another according to Islamic law. The pillars and conditions of ijarah include the contract (sighat al-aqad) that involves the offer and acceptance (ijab and kabul), the presence of two parties (aqid) involved in the transaction, the agreed fee (ujrah), and the benefit that is rented. The contract (akad) in ijarah is the meeting point of the offer and acceptance to reach an agreement. This research focuses on the practice of renting snakes in Kalikajar Village, Purbalingga, and analyzes it using the concept of fiqh muamalah. In this practice, there are some deviations from the principle of ijarah contract in Islam. Some conditions, such as wages and liability of the object of ijarah, are not met. This results in a lack of clarity regarding payment, rental time, and responsibility if the snake injures the renter. The research method used is field research with a qualitative method based on inductive analysis. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and then analyzed with the concept of ijarah contract in fiqh muamalah. The results of the study show that the practice of renting snakes in Kalikajar Village Purbalingga is not valid because some conditions in the rental contract are not met. Thus, this study identifies deviations in this practice that are contrary to the principles of Islamic law. Keyword: Ekonomi, Muamalah dan Syari’ah
ANALISIS FIKIH MUAMALAH TERHADAP PRAKTIK SEWA-MENYEWA ULAR DI DESA KALIKAJAR, PURBALINGGA Nisa, Ulfatul Khoirun
Lan Tabur: JURNAL EKONOMI SYARIAH Vol. 5 No. 2 (2024): Maret
Publisher : LAN TABUR: Jurnal Ekonomi Syariah The Islamic University of KH. Achmad Muzakki Syah Jember, East Java. Jember Jln. Manggar Gebang Poreng 139A Patrang Jember Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lantabur.2024.5.2.181-194

Abstract

Ijarah ialah tindakan menjual manfaat yang dilakukan oleh satu orang kepada orang lain sesuai dengan hukum Islam. Pilar-pilar dan syarat-syarat ijarah mencakup kontrak (sighat al-aqad) yang melibatkan penawaran dan penerimaan (ijab dan kabul), kehadiran dua pihak (aqid) yang terlibat dalam transaksi, biaya yang telah disepakati (ujrah), dan manfaat yang disewakan. Kontrak dalam ijarah ialah titik pertemuan penawaran dan penerimaan untuk mencapai kesepakatan. Adapun studi ini fokus pada praktik sewa-menyewa ular di Desa Kalikajar, Purbalingga, dan menganalisisnya dengan memakai konsep fikih muamalah. Dalam praktik ini, terdapat beberapa penyimpangan terhadap prinsip akad ijarah dalam Islam. Beberapa syarat, seperti upah dan pertanggung jawaban objek ijarah, tidak terpenuhi. Hal ini mengakibatkan tidak adanya kejelasan terkait pembayaran, waktu sewa, dan tanggung jawab jika ular mencelakai penyewa. Metode penelitian yang diterapkan ialah pendekatan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, yang didasarkan pada analisis induktif. Data diperoleh melalui pengamatan, wawancara, serta dokumentasi, selanjutnya dianalisis dengan mempertimbangkan konsep akad ijarah dalam fikih muamalah. Dalam hasil studi ini, terungkap bahwa praktik penyewaan ular di Desa Kalikajar Purbalingga dinilai tidak sah sebab beberapa persyaratan dalam transaksi sewa-menyewa tersebut tidak dipenuhi. Dengan demikian, studi ini mengidentifikasi penyimpangan dalam praktik ini yang bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum Islam.