Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGELOLAAN MINUMAN KOPI PADA CAFE ANALOGY PASTRY & COFFEE DI KOTA BALIKPAPAN Mulya, Widya; Febryan, Muhammad Rizal; Liku, James Evert A.
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan minuman kopi pada Cafe Analogy Pastry & Coffee di Kota Balikpapan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengevaluasi berbagai aspek mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga penyajian minuman kopi. Dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, studi ini menemukan bahwa meskipun prosedur penerimaan dan penyimpanan telah diikuti dengan baik, terdapat area yang memerlukan perbaikan dalam penyimpanan jarak dan pengolahan untuk meningkatkan keamanan pangan. Selain itu, penggunaan alat pelindung diri (APD) dan kebersihan dalam proses pengolahan telah diterapkan secara baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, efektivitas pengelolaan minuman kopi di Cafe Analogy Pastry & Coffee mencapai tingkat kepuasan yang baik, dengan saran untuk memperbaiki manajemen persediaan agar tidak terjadi penumpukan bahan baku yang dapat mengurangi kualitas dan efisiensi operasional.
IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA DAN RISIKO BEKERJA DI KETINGGIAN MENGGUNAKAN SCAFFOLDING DI PT. GRAHA MANDALA SAKTI Lumbaa, Christian; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert A.
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.610

Abstract

Salah satu pekerjaan yang memiliki potensi bahaya dan risiko adalah pekerjaan diketinggian dengan menggunakan scaffolding atau alat perancah. Banyak masalah yang timbul Ketika pekerja bekerja diketinggian seperti pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung diri full body harness yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja seperti terjatuh dari ketinggian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan risiko pemasangan dan pembongkaran scaffolding PT. Graha Mandala Sakti. Pada penelitian ini Job Safety Analysis (JSA) digunakan untuk mengidentifikasi risiko dengan cara yang sistematis berdasrakan Langkah-langkah kerja. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif karena bertujuan untuk melakukan deskripsi mengenai fenomena yang ditemukan, baik yang berupa factor risiko maupun efek atau hasil. Analisis potensi bahaya dan risiko menggunakan metode JSA. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa bahaya yang timbul adalah terbentur, membentur, tersangkut, hatuh dari ketinggian, terjatuh dari ketinggian yang sama, tersengat, tindakan pengendalian yang dapat dilakukan yaitu memastikan area kerja tidak berserakan,inspeksi peralatan secara berkala, inpeksi pada scaffolding yang telah terpasang, dan inspeksi dan penyedian APD lengkap.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA PT. XYZ BALIKPAPAN Farras, Muhammad Anwar; Yuliana, Lina; Liku, James Evert A.
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.612

Abstract

Penelitian berjudul “Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko Pada PT. XYZ”. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya dan melakukan penilaian risiko pada pekerjaan di area workshop PT XYZ menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment & Risk Control). Pendekatan kualitatif diterapkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pekerja, dan analisis dokumen K3. Hasil menunjukkan terdapat 15 bahaya utama tersebar pada enam aktivitas kritis: welding, grinding, manual handling, painting, lathe operation, dan service kendaraan. Risiko awal untuk masing-masing aktivitas berkategori High Risk atau Moderate, namun pengendalian awal meliputi ventilasi, ekstraksi debu, guard mesin, spray booth, SOP, dan penggunaan APD berhasil menurunkan seluruh risiko menjadi Low Risk. Temuan kualitatif mempertegas kesadaran pekerja terhadap bahaya, meski kepatuhan APD dan kondisi fasilitas perlu ditingkatkan. Berdasarkan hierarki kontrol risiko, direkomendasikan eliminasi/substitusi sumber bahaya, pemasangan local exhaust dan interlock guard, peninjauan SOP K3 secara berkala, audit kepatuhan APD, serta sistem pelaporan near-miss untuk continuous improvement budaya K3.
PENERAPAN PROGRAM KERJA 5R (RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) DI PT. XYZ Hafidz, Rayhan Sultan; Siboro, Impol; Liku, James Evert A.
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.684

Abstract

Penelitian berjudul “Penerapan Program Kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) di PT. XYZ”. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan program kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) di PT XYZ Balikpapan sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertib, dan produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Program 5R merupakan bagian dari filosofi Kaizen yang berfokus pada perbaikan berkelanjutan dan efisiensi operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan 5R di PT XYZ sudah cukup baik dengan capaian rata-rata 54%. Namun, masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti penerapan Ringkas (40%) dan Rapi (20%) yang masuk dalam kategori kurang baik. Di sisi lain, aspek Resik (100%), Rawat (60%), dan Rajin (80%) menunjukkan hasil baik hingga sangat baik. Hasil ini menegaskan bahwa diperlukan pelatihan dan supervisi yang berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip 5R. Dengan penerapan yang sistematis dan dukungan manajemen, program 5R berpotensi mendorong efisiensi kerja dan budaya kerja yang positif di lingkungan PT XYZ
PENILAIAN RESIKO PEKERJAAN PENCAMPURAN BAHAN KIMIA PADA PT. GLOBAL PERKASA INDONESIA DI BALIKPAPAN Tonapa, Amelion; Rusba, Koymeni; Liku, James Evert A.
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.687

Abstract

Pengelolaan bahan kimia memiliki peran penting dalam menjamin keselamatan kerja, khususnya pada proses pencampuran bahan kimia di PT. Global Perkasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menilai risiko yang muncul selama proses tersebut menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
PENERAPAN PROGRAM SAFETY DRIVING TERHADAP KESELAMATAN BERKENDARA PADA PT. BAKTI PANGERAN NUSANTARA DI BALIKPAPAN Maslina, Maslina; Ghiffari, Muhammad Rayhan; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert A.
IDENTIFIKASI Vol 12 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i1.870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan program safety driving dan pengaruhnya terhadap keselamatan berkendara pada sopir kendaraan operasional PT Bakti Pangeran Nusantara Balikpapan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta penelaahan dokumen keselamatan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program safety driving berperan signifikan dalam membentuk perilaku berkendara aman dan meningkatkan pemahaman sopir mengenai prosedur keselamatan. Meskipun demikian, implementasi di lapangan belum optimal akibat kelelahan sopir, tekanan target waktu, serta minimnya pelatihan praktik dan evaluasi keselamatan. Disimpulkan bahwa program safety driving telah memberikan dampak positif, namun perlu penguatan pada aspek pelatihan, pengawasan, dan pengendalian risiko.