Dosa sampai dengan hari ini berhubungan erat dengan kehidupan manusia karenadosa merupakan natur manusia sebagai ciptaan Allah. Hal ini tidak terlepas dari kehidupanorang percaya, sehingga mendorong setiap individu setiap hari harus berjuang untuk terlepasdari dosa dan menjaga iman mereka kepada Tuhan. Namun hari-hari ini fakta yang terjadiberdasarkan berbagai fenomena yang dapat dilihat menunjukkan orang percaya masih adadalam situasi hidup yang menunjukkan keraguan atas dirinya oleh karena dosanya. Hal iniberdampak kepada situasi yang sulit sehingga membawa orang tersebut tidak mampu untukmengatasi permasalahan dosa yang sedang digumuli sehingga menimbulkan pergejolakanbatin sebagai rasa bersalah kepada Tuhan. Hal ini menimbulkan pertanyaan, seperti; Apakahorang percaya tidak memahami secara benar bahwa dosanya telah diampuni oleh Tuhan?Dalam situasi yang demikian, ada Mazmur-mazmur yang dikategorikan sebagai Mazmurkeyakinan. Salah satunya adalah Mazmur 32:1-11 sebagai Mazmur keyakinan. Jika demikianmuncul pertanyaan penyelidikan, Apakah Mazmur 32:1-11 sebagai Mazmur keyakinanrelevan untuk diterapkan bagi kehidupan orang percaya yang bergumul dengan dosanya?Untuk menemukan jawaban terhadap permasalahan tersebut, maka penyelidikan yang akandilakukan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatankualitatif. Penyelidikan yang digunakan dalam penelitian ini didukung dengan pendekatananalisa bentuk dan analisa stilistika, sehingga menemukan interpretasi yang dapat diterapkanbagi kehidupan orang percaya.